Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

Peneliti: Danantara dapat menjadi jembatan antara pemerintah-investor

Karen Johnson - kabarlintas.com 4 mins read

Keberadaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara dinilai berpotensi mempertemukan kepentingan pemerintah dan kalangan investor

Peneliti: Danantara dapat menjadi jembatan antara pemerintah-investor

Danantara Dipandang Bisa Memperkuat Kepercayaan Investor

Kabarlintas.com – Keberadaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau BPI Danantara dinilai berpotensi mempertemukan kepentingan pemerintah dan kalangan investor dalam pembiayaan proyek strategis. Peran tersebut dapat menjadi penting, terutama ketika Indonesia membutuhkan investasi yang dikelola dengan pendekatan bisnis, tata kelola yang kuat, serta tujuan pembangunan jangka panjang.

Head of Research DBS Group Research Indonesia William Simadiputra melihat Danantara dapat menjalankan fungsi penghubung melalui kapasitasnya sebagai sovereign wealth fund. Dengan mandat pengelolaan investasi, lembaga ini dapat hadir sebagai mitra investasi dalam proyek yang membutuhkan dukungan modal dan kejelasan arah pengelolaan.

“Mengenai peranan Danantara, sebenarnya Danantara bisa dibilang menjadi bridge sebagai Sovereign Wealth Fund di Indonesia, di mana sebagai suatu badan pengelola investasi yang memiliki mandat investasi, Danantara bisa menjadi seperti suatu entitas yang menjembatani antara Pemerintah Indonesia dengan investor,” ujar William di Jakarta, Kamis.

Peran sebagai Mitra Investasi Profesional

Dalam skema investasi, Danantara dapat mengambil posisi sebagai co-investor bersama pelaku usaha atau investor lainnya. Keterlibatan tersebut dapat mencakup proyek energi terbarukan maupun bidang lain yang memerlukan investasi jangka panjang. Kehadiran mitra institusional dari Indonesia dinilai dapat memberi rasa yakin tambahan bagi investor swasta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Kerja sama semacam itu ditempatkan dalam hubungan bisnis antarinvestor atau business-to-business. Artinya, aktivitas investasi diharapkan berjalan dengan pertimbangan profesional, disiplin komersial, dan evaluasi terhadap prospek proyek. Bagi investor, model ini juga memberi gambaran bahwa partisipasi pemerintah tidak semata-mata dilakukan melalui kebijakan, melainkan dapat diwujudkan lewat pengelolaan aset dan investasi yang terukur.

“Jadi itu sama saja seperti kita berinvestasi bersama perusahaan investasi yang mungkin dikelola oleh swasta. Mungkin itu jadi salah satu poin plus atau nilai tambah kehadiran Danantara, di mana ini memberikan perpanjangan tangan pemerintah untuk melakukan investasi secara profesional,” katanya.

Posisi Danantara sebagai mitra dapat menjadi pembeda dalam proyek yang membutuhkan koordinasi antara tujuan nasional dan perhitungan investasi. Pemerintah memiliki agenda pembangunan serta percepatan industrialisasi, sementara investor mempertimbangkan kepastian pengelolaan, peluang pertumbuhan, dan nilai ekonomi. Lembaga pengelola investasi dapat membantu menjembatani dua kebutuhan tersebut tanpa mengabaikan prinsip usaha yang sehat.

Tata Kelola dan Penciptaan Nilai Pemegang Saham

William juga menekankan bahwa tata kelola menjadi elemen utama dalam pengelolaan investasi. Sebuah badan investasi perlu berorientasi pada penciptaan shareholder value atau nilai bagi pemegang saham. Orientasi itu berkaitan dengan kemampuan meningkatkan kualitas aset, memperbaiki efisiensi, dan mendorong pertumbuhan perusahaan yang dikelola.

Pertumbuhan tersebut dapat muncul secara organik, misalnya melalui peningkatan kinerja bisnis yang telah berjalan. Di sisi lain, pertumbuhan juga dapat ditempuh secara anorganik melalui langkah investasi dan pengembangan portofolio. Keduanya memerlukan penilaian yang cermat agar aset negara dapat memberi nilai tambah bagi perekonomian.

“Di mana hal tersebut jika dapat dilakukan dengan baik, adanya efisiensi, peningkatan value dari nilai perusahaan mengenai pertumbuhan atau progres pertumbuhan organik maupun inorganik, itu menjadi salah satu dari nilai tambah dalam hal ini adalah Danantara,” kata William.

Fokus terhadap nilai perusahaan tidak hanya berkaitan dengan angka investasi dalam jangka pendek. Pengelolaan yang profesional juga mencakup transparansi dalam pengambilan keputusan, akuntabilitas terhadap mandat yang diberikan, serta kemampuan mengelola risiko. Aspek-aspek ini penting untuk membangun kepercayaan pasar terhadap lembaga yang mengelola investasi pemerintah dan aset badan usaha milik negara.

Mandat Strategis Danantara Indonesia

Danantara Indonesia merupakan nama yang digunakan untuk Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara. Lembaga ini dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 dan berada sebagai institusi independen di bawah Presiden. Pembentukannya membawa mandat untuk mengelola sekaligus mengoptimalkan investasi pemerintah dan aset BUMN.

Mandat tersebut diarahkan untuk mendukung visi Asta Cita, strategi nasional, dan berbagai program pemerintah yang berkaitan dengan percepatan industrialisasi serta pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks ini, Danantara tidak hanya diposisikan sebagai pengelola dana, tetapi juga sebagai institusi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan aset negara.

Pengelolaan investasi strategis membutuhkan keseimbangan antara kepentingan pembangunan dan standar pengelolaan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan. Ketika tata kelola dijalankan secara transparan dan akuntabel, aset yang dikelola memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Arti Penting bagi Iklim Investasi

Bagi calon investor, keterlibatan lembaga seperti Danantara dapat memberi sinyal bahwa proyek-proyek tertentu memiliki mitra lokal dengan mandat dan kapasitas pengelolaan investasi. Hal ini berpotensi membantu memperkuat komunikasi antara pemangku kepentingan publik dengan pelaku pasar, khususnya dalam proyek yang membutuhkan skala pembiayaan besar dan jangka waktu panjang.

Namun, nilai tambah tersebut akan sangat bergantung pada pelaksanaan mandatnya. Profesionalisme investasi, pengawasan tata kelola, transparansi, dan kemampuan menciptakan nilai menjadi unsur yang menentukan tingkat kepercayaan terhadap Danantara. Jika unsur-unsur itu terjaga, lembaga ini dapat berperan dalam memperkuat daya saing Indonesia di pasar global sekaligus mendukung pemanfaatan aset negara secara lebih optimal.

Frequently Asked Questions

What is Peneliti?

Peneliti is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Peneliti matter?

Peneliti matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi