Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Politik

Korps Marinir asah kemampuan tempur dalam kota di ajang SGS

Elizabeth Davis - kabarlintas.com 3 mins read

Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama personel militer dari sejumlah negara sahabat menjalani simulasi pertempuran di lingkungan perkotaan pada

Korps Marinir asah kemampuan tempur dalam kota di ajang SGS

Latihan Pertempuran Perkotaan Jadi Ujian Nyata bagi Marinir dan Pasukan Sekutu di Lampung

Kabarlintas.com – Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut bersama personel militer dari sejumlah negara sahabat menjalani simulasi pertempuran di lingkungan perkotaan pada Selasa (8/9). Kegiatan yang berlangsung di area Brigif 4 Mar/BS, Lampung, ini menempatkan para prajurit dalam skenario peperangan asimetris yang menuntut ketangkasan gerak, kemampuan menjaga kerahasiaan posisi, serta daya hancur yang terukur. Medan sempit khas kawasan urban menjadi arena di mana akurasi tembakan dan manuver taktis diuji secara bersamaan.

Simulasi tersebut tidak berhenti pada satu dimensi. Prajurit juga dituntut menunjukkan koordinasi tim yang solid ketika menjalankan operasi gabungan. Untuk memastikan kesiapan di segala kondisi cuaca dan pencahayaan, latihan dijalankan baik pada siang maupun malam hari. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan rampung tanpa insiden yang mengganggu jalannya operasi.

Bagian dari Latihan Gabungan Super Garuda Shield 2026

Latihan pertempuran perkotaan di Lampung merupakan salah satu komponen dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026, program tahunan yang menempatkan Indonesia sebagai tuan rumah latihan militer multilateral berskala besar. SGS dirancang untuk menguji kesiapan operasional pasukan, mempererat diplomasi pertahanan antarnegara, serta membangun kapasitas kolektif dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan kawasan.

Tahun ini, SGS melibatkan total 4.743 personel dari 21 negara. Negara-negara yang berpartisipasi meliputi Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam. Keberagaman latar belakang militer ini menjadikan SGS salah satu forum latihan gabungan terbesar di kawasan Asia-Pasifik.

Wilayah dan Jadwal Pelaksanaan

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menegaskan bahwa SGS merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan di berbagai titik di seluruh Indonesia. Pada edisi 2026, latihan tersebar di lima lokasi utama: Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja di Sumatera Selatan, serta Nunukan di Kalimantan Utara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dari 31 Agustus hingga 11 September 2026, dengan upacara penutupan dijadwalkan di Jakarta pada 11 September 2026.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).

Makna Strategis Pertempuran Perkotaan

Pertempuran dalam kota atau urban warfare telah lama diakui sebagai salah satu bentuk operasi militer paling kompleks. Medan bangunan yang padat, jalur akses terbatas, serta keberadaan warga sipil di antara posisi lawan menuntut tingkat presisi dan disiplin yang jauh melampaui latihan di medan terbuka. Bagi Korps Marinir, yang secara doktrinal ditugaskan untuk operasi amfibi dan pendaratan pantai, kemampuan beroperasi efektif di lingkungan urban menjadi kompetensi tambahan yang krusial dalam menghadapi spektrum ancaman modern.

Pelibatan pasukan dari 21 negara dalam satu kerangka latihan juga membawa dimensi diplomasi pertahanan. Melalui interaksi langsung di lapangan, para perwira dan prajurit dari berbagai tradisi militer membangun pemahaman bersama tentang prosedur operasi, komunikasi taktis, dan standar keselamatan. Hubungan personal yang terjalin selama latihan sering kali menjadi fondasi kerja sama bilateral maupun multilateral di kemudian hari.

Harapan Pasca-Operasi

Seiring rampungnya seluruh rangkaian SGS 2026, peningkatan kemampuan tembak dan manuver taktis para prajurit menjadi salah satu indikator keberhasilan yang diharapkan. Lebih dari itu, terjalinnya hubungan harmonis antarkorps dari masing-masing negara peserta dipandang sebagai aset jangka panjang bagi stabilitas kawasan. Dengan 12 materi latihan yang telah dijalankan selama lebih dari sepuluh hari di lima lokasi berbeda, SGS 2026 kembali menegaskan posisi Indonesia sebagai tuan rumah yang konsisten dalam forum latihan militer multilateral di Asia-Pasifik.

Frequently Asked Questions

What is Korps Marinir asah kemampuan tempur?

Korps Marinir asah kemampuan tempur is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Korps Marinir asah kemampuan tempur matter?

Korps Marinir asah kemampuan tempur matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi