Venezia Kejutkan Napoli Berkat Gol Akor Adams
Kabarlintas.com – Napoli pulang tanpa poin dari Stadion Pier Luigi Penzo setelah kalah tipis 0-1 dari Venezia pada laga pekan ketujuh Liga Italia 2026/27, Sabtu (17/10). Akor Adams menjadi pembeda lewat golnya pada awal babak kedua, sementara peluang Napoli untuk menyelamatkan hasil pertandingan menguap setelah Kevin De Bruyne gagal menuntaskan penalti.
Hasil ini membuat Napoli tetap mengumpulkan 10 poin dari tujuh laga dan berada di urutan kesembilan klasemen sementara. Di sisi lain, kemenangan tersebut sangat berarti bagi Venezia yang masih menempati posisi terbawah, tetapi kini telah memiliki tiga poin.
Napoli Mendominasi Awal Laga, Venezia Tetap Mengancam
Tim tamu langsung mencoba mengambil kendali permainan sejak peluit awal dibunyikan. Lorenzo Lucca memperoleh kesempatan pertama pada menit ketujuh, tetapi sundulannya belum mengarah tepat ke gawang Venezia.
Venezia tidak hanya bertahan. Dua menit kemudian, Adams menguji Alex Meret dengan sebuah tembakan yang masih dapat diamankan penjaga gawang Napoli itu. Tekanan tuan rumah berlanjut pada menit ke-18 melalui sepakan jarak jauh John Yeboah, meski bola melintas di luar sasaran.
Adams kembali muncul sebagai ancaman lima menit berikutnya. Kali ini, tandukannya belum cukup akurat untuk menghasilkan gol. Napoli menjawab melalui percobaan Giovane pada menit ke-26, namun tendangan dari luar kotak penalti itu bergerak ke sisi kanan gawang.
Peluang Napoli berikutnya datang dari Giovanni Di Lorenzo. Bek sekaligus kapten Napoli tersebut menyambut sepak pojok pada menit ke-30, tetapi sundulannya juga tidak menemui target. Menjelang jeda, Adams kembali memperoleh ruang untuk menyundul bola pada menit ke-39, namun skor tetap 0-0 sampai turun minum.
Serangan Balik Adams Membuka Keunggulan
Kebuntuan akhirnya pecah empat menit setelah babak kedua berjalan. Venezia memanfaatkan situasi serangan balik saat Simon Sohm mengirim bola panjang kepada Adams. Penyerang tersebut bergerak ke area penalti sebelum melepaskan tembakan.
Bola mengenai Amir Rrahmani, membuat arahnya berubah dan sulit dijangkau Meret. Si kulit bundar bergulir masuk untuk membawa Venezia unggul 1-0. Gol itu menjadi momentum penting bagi tuan rumah yang kemudian harus menghadapi tekanan Napoli sepanjang sisa pertandingan.
Napoli meningkatkan intensitas serangan setelah tertinggal. Pada menit ke-59, Alisson mencoba menyamakan keadaan melalui sepakan kaki kiri, tetapi Filip Stankovic tampil sigap untuk menepisnya. Tiga menit kemudian, Stankovic kembali menyelamatkan Venezia saat menghadang peluang jarak dekat Rasmus Hojlund.
Penalti De Bruyne Digagalkan Stankovic
Kesempatan terbaik Napoli untuk mengubah jalannya pertandingan hadir pada menit ke-66. Wasit memberikan hadiah penalti setelah Hojlund dilanggar Redouane Halhal di dalam kotak terlarang.
De Bruyne mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Namun, Stankovic membaca arah tendangannya dan menggagalkan peluang tersebut. Momen itu mempertahankan keunggulan Venezia sekaligus menjadi titik paling menentukan dalam upaya Napoli mengejar gol penyama kedudukan.
Kegagalan penalti itu menambah tekanan bagi Napoli, yang terus mendorong lebih banyak pemain ke depan. Venezia pun mendapat ruang untuk melancarkan serangan balik. Pada menit ke-70, Albion Rrahmani hampir menambah gol bagi tuan rumah, tetapi Meret melakukan blok penting untuk mencegah skor berubah menjadi 2-0.
Napoli tetap menyerang hingga menit-menit terakhir. Akan tetapi, pertahanan Venezia mampu bertahan, dengan Stankovic menjadi salah satu figur utama berkat sejumlah penyelamatan pentingnya. Peluit akhir memastikan Venezia meraih kemenangan 1-0.
Susunan Pemain
Venezia tampil dengan formasi 3-5-2: Stankovic; Jesus, Moreno (Schingtienne 72′), Halhal; Haps (Mazzocchi 71′), Sohm (Fanne 82′), Basic (Helgason 71′), Perez, Hainaut; Adams, Yeboah (Albion Rrahmani 63′).
Napoli juga menggunakan skema 3-5-2: Meret; Badiashile, Amir Rrahmani, Beukema (Politano 63′); Spinazzola (Olivera 82′), Gilmour (De Bruyne 54′), Lobotka, Di Lorenzo; McTominay, Giovane (Alisson 54′); Lucca (Hojlund 54′).
Bagi Napoli, kekalahan ini menegaskan pentingnya ketajaman pada momen krusial. Tim tamu menciptakan beberapa peluang, termasuk penalti, tetapi tidak mampu mengonversinya menjadi gol. Venezia, sebaliknya, memaksimalkan satu momen serangan balik dan menjaga keunggulan dengan disiplin sampai pertandingan selesai.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Kevin De Bruyne gagal penalti Napoli?
Kevin De Bruyne gagal penalti Napoli is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Kevin De Bruyne gagal penalti Napoli matter?
Kevin De Bruyne gagal penalti Napoli matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

