Cheng Lei sebut setiap peran dalam drama punya tantangan tersendiri
Aktor China Cheng Lei menilai tidak ada satu pun peran dalam drama yang dapat disebut mudah. Bagi bintang berusia 32 tahun tersebut, tiap karakter membawa
Cheng Lei: Setiap Karakter Membutuhkan Persiapan yang Berbeda
Kabarlintas.com – Aktor China Cheng Lei menilai tidak ada satu pun peran dalam drama yang dapat disebut mudah. Bagi bintang berusia 32 tahun tersebut, tiap karakter membawa kebutuhan, beban emosi, serta bentuk persiapan yang berbeda-beda. Pandangan itu ia sampaikan dalam konferensi pers iQIYI Starship 2026 di Jakarta, Sabtu.
Cheng Lei hadir sebagai duta global iQIYI Starship 2026 dan menjawab pertanyaan mengenai jenis peran atau genre yang paling menantang selama perjalanan kariernya. Ia tidak memilih satu genre tertentu, karena kesulitan sebuah peran selalu ditentukan oleh tuntutan cerita dan karakter yang harus diwujudkan di depan kamera.
“Jadi kalau misalkan berbicara mengenai setiap peran yang dimainkan, sebetulnya memang setiap peran itu ada tantangannya masing-masing,”
Pernyataan itu menggambarkan cara Cheng Lei memandang akting sebagai proses yang menuntut penyesuaian. Seorang pemeran tidak hanya perlu menghafal dialog dan mengikuti alur cerita, tetapi juga membangun cara bergerak, ekspresi, serta emosi yang sesuai dengan tokoh yang dimainkan.
Tantangan fisik dalam adegan kungfu
Ia mencontohkan peran yang memuat aksi kungfu. Dalam situasi tersebut, kemampuan akting saja tidak cukup untuk membuat adegan terlihat meyakinkan. Pemeran perlu berlatih gerakan bela diri agar aksi yang dilakukan dapat tampil lebih baik saat direkam.
“Kalau misalnya mainnya kungfu, ya kita harus latihan kungfu supaya bisa akting dengan bagus,” ujar Cheng Lei.
Persiapan fisik menjadi unsur penting dalam peran semacam itu. Gerakan yang dilakukan aktor harus selaras dengan kebutuhan adegan dan karakter, sehingga penonton dapat mengikuti konflik di layar tanpa merasa terganggu oleh penampilan yang kurang alami.
Cheng Lei dikenal publik melalui drama “My Journey to You”. Pengalamannya dalam produksi drama membuatnya melihat bahwa perubahan genre selalu menghadirkan bentuk pekerjaan yang berbeda. Peran aksi dapat meminta penguasaan tubuh dan ketepatan gerak, sementara cerita yang berfokus pada hubungan antarkarakter membutuhkan perhatian lebih besar terhadap perasaan tokoh.
Peran romantis menuntut penghayatan emosi
Di sisi lain, Cheng Lei menyebut drama romantis memiliki kerumitan tersendiri, terutama ketika karakter menghadapi kehilangan atau patah hati. Adegan semacam itu menuntut pendalaman emosi agar kesedihan yang dialami tokoh dapat terasa dan tersampaikan kepada penonton.
“Kalau misalnya kisah romantis, lagi patah hati, itu juga butuh aktingnya yang mendalam juga,” katanya.
Ia pun menegaskan bahwa perbedaan tuntutan tersebut membuatnya sulit menunjuk genre tertentu sebagai yang paling berat. Setiap karakter memiliki tantangan yang tidak selalu sama, baik dari sisi fisik, emosi, maupun cara memahami latar cerita.
“Jadi sebetulnya setiap karakter yang dimainkan oleh Cheng Lei itu semuanya memiliki tantangannya tersendiri,” ujar dia.
Bagi penonton, pandangan ini memberi gambaran tentang proses di balik sebuah drama. Karakter yang tampak singkat atau sederhana di layar tetap membutuhkan persiapan agar memiliki keyakinan, respons, dan emosi yang sesuai dengan dunia cerita. Hasil akhir sebuah penampilan tidak hanya bertumpu pada dialog, melainkan juga pada detail kecil yang membuat tokoh terasa hidup.
Makna “A Little Bit” untuk Penggemar Indonesia
Setelah konferensi pers, Cheng Lei melanjutkan pertemuan dengan penggemar Indonesia. Dalam kesempatan itu, ia membagikan pemikiran mengenai arti menghargai perkembangan kecil dalam hidup. Ia mengangkat frasa “a little bit” sebagai pengingat bahwa kebahagiaan, kemajuan, dan pengalaman yang hadir sedikit demi sedikit tetap memiliki nilai besar.
“Ada satu kalimat yang menurut saya menarik, yaitu ‘a little bit’. Mungkin ketika kita hari ini bahagia, tapi dengan ‘a little bit’, a little bit happy, a little bit kemajuan kita, a little bit pengalaman hidup kita,” kata Cheng Lei saat temu sapa bersama penggemar Indonesia.
Pesan tersebut menempatkan perubahan kecil sebagai sesuatu yang layak diapresiasi. Tidak semua pencapaian harus datang dalam bentuk besar atau berlangsung sekaligus. Langkah kecil, pengalaman baru, maupun rasa bahagia yang sederhana dapat menjadi bagian berarti dari perjalanan seseorang.
“Walaupun hanya ‘a little bit’, tapi itu sangat-sangat bermakna, dan ‘a little bit’ inilah yang membuat saya sungguh membawa banyak hal yang positif untuk teman-teman sekalian di sini,” ujar Cheng Lei.
Ucapan itu disampaikan di hadapan penggemar yang memberikan dukungan terhadap karya-karyanya. Cheng Lei menyambut antusiasme tersebut dengan rasa haru dan menyampaikan apresiasi secara langsung.
“Jadi aku merasa sangat terharu sekali. I love you all. Thank you so much semuanya,” kata Cheng Lei.
Pertemuan di Jakarta tersebut memperlihatkan dua sisi yang ia tekankan: keseriusan dalam menghadapi setiap karakter dan penghargaan terhadap proses kecil yang membentuk perjalanan pribadi maupun profesional. Dalam dunia drama, setiap peran membawa tugasnya sendiri. Dalam kehidupan, kemajuan yang perlahan pun dapat menjadi alasan untuk terus melangkah.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Cheng Lei sebut setiap peran?
Cheng Lei sebut setiap peran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Cheng Lei sebut setiap peran matter?
Cheng Lei sebut setiap peran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
