Kriminalitas

Kriminal kemarin, peredaran ganja hingga selebgram positif etomidate

InShot_20260919_192600100

Penindakan Narkotika dan Pengawasan Keamanan Menjadi Sorotan di Jakarta

Kabarlintas.com – Rangkaian penanganan perkara kriminal di Jakarta pada Sabtu (19/9) menempatkan peredaran narkotika sebagai perhatian utama aparat. Sejumlah pengungkapan dilakukan di Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur, sementara pengawasan internal juga diperkuat melalui inspeksi mendadak serta tes urine di Lapas Kelas IIA Salemba.

Kasus-kasus tersebut mencakup penyitaan ganja dalam jumlah besar, dugaan distribusi tembakau sintetis, hingga pemeriksaan terhadap seorang selebgram terkait penggunaan etomidate dalam cairan rokok elektronik. Penindakan di berbagai wilayah ini menunjukkan bahwa jalur peredaran narkotika dapat melibatkan beragam metode dan lokasi, mulai dari rumah kontrakan hingga layanan pengiriman barang.

Dua Pria Diamankan Bersama 62,5 Kilogram Ganja

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap dua pria berinisial PP (37) dan AA (63) dalam perkara peredaran ganja di kawasan Petamburan, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, aparat mengamankan ganja dengan berat total 62,5 kilogram.

Kanit Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Triyatno Pamungkas menyampaikan penangkapan itu berlangsung setelah polisi mengungkap aktivitas peredaran narkotika di wilayah tersebut.

“Kami berhasil mengungkap peredaran tindak pidana narkotika jenis ganja seberat 62,5 kilogram di wilayah Petamburan, Jakarta Barat, dan mengamankan dua orang pria berinisial PP (37) dan AA (63),” kata Triyatno Pamungkas di Jakarta Timur, Sabtu.

Jumlah barang bukti yang mencapai puluhan kilogram menjadikan perkara ini salah satu pengungkapan penting dalam penanganan narkotika di ibu kota. Proses penyidikan diperlukan untuk menelusuri alur kepemilikan barang, jaringan distribusi, serta kemungkinan tujuan peredaran ganja tersebut.

Kasus Ganja di Duren Sawit dengan Modus Pengiriman

Penanganan perkara ganja juga berlangsung di Duren Sawit, Jakarta Timur. Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap AB (26), seorang pria yang diduga mengedarkan ganja seberat 2,05 kilogram melalui skema pengiriman menggunakan Gosend.

Penangkapan AB dilakukan pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 19.00 WIB. Polisi mengamankan tersangka bersama barang bukti narkotika jenis ganja yang beratnya disebut sekitar dua kilogram.

“Pria berinisial AB (26) dengan barang bukti tindak pidana narkotika jenis ganja seberat dua kilogram di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur,” kata Kanit Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Johan Rofi di Jakarta, Sabtu.

Penggunaan jasa pengiriman dalam dugaan peredaran narkotika menjadi salah satu pola yang mendapat perhatian karena transaksi dapat dilakukan tanpa pertemuan langsung antara pihak-pihak yang terlibat. Penelusuran dalam perkara semacam ini penting untuk mengungkap pihak yang mengatur pengiriman maupun pihak yang menjadi penerima barang.

Penangkapan Terkait Tembakau Sintetis di Pademangan

Di Jakarta Utara, Unit Reskrim Polsek Pademangan menangkap AH (22) dan R (19). Keduanya diamankan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Pademangan VII, Kecamatan Pademangan, ketika diduga hendak mengedarkan tembakau sintetis.

Barang yang ditemukan memiliki berat 800,48 gram. Setelah penangkapan, kedua pria tersebut dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Pademangan.

“Kedua pelaku saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Polsek Pademangan,” kata Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala di Jakarta, Sabtu.

Kasus ini menambah daftar penindakan terhadap narkotika dan zat berbahaya di lingkungan permukiman. Keberadaan barang terlarang di rumah kontrakan juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan warga serta koordinasi dengan aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitarnya.

Hasil Tes Urine Selebgram Jule

Polda Metro Jaya juga menyampaikan hasil pemeriksaan urine terhadap Julia Prastini atau Jule. Selebgram tersebut dinyatakan positif mengonsumsi etomidate yang digunakan dalam cairan e-cigarette atau vape.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan laboratorium menjadi bagian dari penanganan perkara yang sedang berjalan. Etomidate dalam kasus ini dikaitkan dengan cairan yang digunakan pada perangkat vape.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan urine, yang bersangkutan (Jule) diketahui positif mengonsumsi etomidate,” kata Budi Hermanto di Jakarta, Sabtu.

Pemeriksaan urine merupakan salah satu langkah untuk mengetahui ada atau tidaknya zat tertentu dalam tubuh seseorang. Dalam proses hukum, hasil pemeriksaan tersebut dapat menjadi bagian dari rangkaian bukti yang kemudian didalami bersama keterangan pihak terkait dan temuan lainnya.

Sidak dan Tes Urine di Lapas Salemba

Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika turut dilakukan di Lapas Kelas IIA Salemba. Bersama sejumlah instansi, pihak lapas menggelar inspeksi mendadak terhadap kamar hunian warga binaan serta melaksanakan tes urine pada Jumat (18/9).

Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendeteksi lebih awal potensi gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari penguatan pengawasan di dalam lapas.

“Kami siap melaksanakan perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat deteksi dini dan menjaga keamanan serta ketertiban. Sidak dan tes urine secara acak akan terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen bersama,” ujar Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Amico Balalembang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.

Pemeriksaan acak dan sidak berkala menjadi langkah yang relevan untuk menjaga kondisi hunian tetap terkendali. Selain berfokus pada penindakan di luar lapas, pengawasan di lembaga pemasyarakatan juga memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan zat terlarang serta menjaga keamanan bagi warga binaan dan petugas.

Frequently Asked Questions

What is Kriminal kemarin peredaran ganja hingga selebgram?

Kriminal kemarin peredaran ganja hingga selebgram is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kriminal kemarin peredaran ganja hingga selebgram matter?

Kriminal kemarin peredaran ganja hingga selebgram matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *