Finansial

MSIG Life catatkan kenaikan pendapatan premi baru 12 persen pada 2025

WhatsApp-Image-2026-10-27-at-19.02.25

MSIG Life Bukukan Pertumbuhan Premi Baru di Tengah Dinamika Industri

Kabarlintas.com – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan pendapatan premi bisnis baru yang disetahunkan atau annualized premium equivalent (APE) sebesar 12 persen sepanjang 2025. Nilainya mencapai Rp1,43 triliun, ketika pertumbuhan industri pada periode yang sama berada di angka minus 2 persen.

Momentum tersebut berlanjut pada paruh pertama 2026. Dari Januari hingga Juni 2026, APE MSIG Life tumbuh 7 persen secara tahunan, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri yang tercatat sebesar 2 persen. Capaian ini menunjukkan perusahaan mampu mempertahankan ekspansi bisnis baru di tengah kondisi pasar asuransi jiwa yang masih selektif.

“Jadi, kita baik tahun lalu maupun tahun ini bertumbuh lebih baik daripada industri,” kata CEO & Presiden Direktur MSIG Life Wianto Chen dalam MSIG Life Public Expose 2026 di Jakarta, Selasa.

Laba Bersih dan Nilai Kontrak Asuransi Menguat

Pada semester pertama 2026, MSIG Life membukukan laba bersih Rp181 miliar. Angka tersebut meningkat 69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan juga mencatat Contractual Service Margin (CSM) senilai Rp913 miliar, naik 8 persen secara tahunan.

CSM menggambarkan keuntungan masa depan yang diharapkan dari kontrak asuransi yang masih berjalan. Nilai ini tidak langsung diakui seluruhnya sebagai pendapatan, melainkan dicatat secara bertahap selama masa perlindungan polis. Pertumbuhan CSM dapat menjadi salah satu indikator kapasitas bisnis perusahaan dalam menghasilkan nilai dari portofolio asuransi yang telah dimiliki.

Perbaikan juga terlihat pada rasio klaim kesehatan dan meninggal dunia yang turun 8 poin secara tahunan. MSIG Life mengaitkan perkembangan ini dengan penguatan proses underwriting, pengelolaan klaim, serta penerapan manajemen risiko yang memanfaatkan data.

Dalam bisnis asuransi jiwa, underwriting berperan dalam menilai risiko sebelum polis diterbitkan. Sementara itu, tata kelola klaim yang efektif membantu menjaga proses pelayanan bagi nasabah sekaligus memastikan pengelolaan risiko perusahaan tetap sehat. Kombinasi keduanya menjadi penting untuk menjaga keseimbangan antara kualitas perlindungan dan kinerja keuangan.

Investasi dan Modal Tetap Kuat

Hasil investasi non-unit link MSIG Life tumbuh 8 persen secara tahunan pada semester pertama 2026. Kenaikan tersebut ditopang diversifikasi investasi pada instrumen domestik maupun global. Portofolio non-unit link berbeda dengan produk unit link karena risiko pengelolaan investasi pada kategori ini lebih melekat pada perusahaan asuransi.

Dari sisi permodalan, ekuitas MSIG Life mencapai Rp8,19 triliun. Nilai itu berada jauh di atas kewajiban modal minimum Rp1 triliun bagi perusahaan asuransi sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 23 Tahun 2023. Ketentuan tersebut harus dipenuhi paling lambat pada 31 Desember 2028.

Rasio solvabilitas atau risk-based capital (RBC) perusahaan tercatat sebesar 1.381,6 persen. Angka itu melampaui ketentuan minimum regulator yang sebesar 120 persen. RBC merupakan ukuran kemampuan perusahaan asuransi dalam memenuhi kewajibannya dengan mempertimbangkan risiko yang dihadapi. Rasio yang berada jauh di atas ambang minimum mencerminkan tingkat permodalan yang kuat dalam menghadapi kewajiban perlindungan kepada pemegang polis.

Kepercayaan Nasabah dan Pertumbuhan Premi Lanjutan

Hingga Juni 2026, sekitar 1 juta tertanggung mempercayakan perlindungan asuransinya kepada MSIG Life. Pada periode yang sama, premi lanjutan tumbuh 27 persen secara tahunan, saat industri mengalami koreksi sekitar 6 persen.

Premi lanjutan berasal dari pembayaran kelanjutan atas polis yang telah berjalan. Pertumbuhannya menjadi relevan bagi perusahaan asuransi karena berkaitan dengan keberlanjutan perlindungan nasabah dan kemampuan menjaga portofolio polis dalam jangka lebih panjang.

Di luar aspek finansial, tingkat keterlibatan karyawan perusahaan mencapai 87 persen dalam Employee Voice Survey 2025. Capaian tersebut disebut berada di atas rata-rata perusahaan asuransi global. Dalam bidang tata kelola, MSIG Life juga memperoleh predikat Trusted Company pada Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2025 yang diberikan oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance.

Wianto menyampaikan apresiasi kepada dewan komisaris, karyawan, mitra, pemegang saham, nasabah, regulator, pemerintah, serta pemangku kepentingan lain atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sepanjang 2025.

Pertumbuhan premi baru, peningkatan laba, perbaikan rasio klaim, dan posisi modal yang tinggi menempatkan MSIG Life pada posisi yang relatif kuat dalam menghadapi persaingan industri asuransi jiwa. Ke depan, kemampuan menjaga kualitas layanan, disiplin risiko, dan inovasi produk akan tetap menjadi faktor penting dalam mempertahankan kepercayaan para tertanggung.

Frequently Asked Questions

What is MSIG Life catatkan kenaikan pendapatan premi?

MSIG Life catatkan kenaikan pendapatan premi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does MSIG Life catatkan kenaikan pendapatan premi matter?

MSIG Life catatkan kenaikan pendapatan premi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *