Bisnis

TWA Kawah Ijen dibuka kembali awal pekan depan pascakebakaran

nknknk

TWA Kawah Ijen Dibuka Kembali Awal Pekan Depan Pascakebakaran

Kabarlintas.com – TWA Kawah Ijen dibuka kembali pada Senin, 28 September 2026, setelah sebelumnya ditutup sementara akibat kebakaran hutan dan lahan. Kawasan wisata alam yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, Jawa Timur, itu kembali menerima pengunjung setelah penanganan darurat serta pemeriksaan kondisi jalur dilakukan.

Penutupan akses kunjungan telah berlangsung sejak 4 September 2026. Selama masa tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Timur melakukan penanganan kebakaran sekaligus mengevaluasi keamanan kawasan bagi wisatawan, pendaki, peneliti, dan peserta kegiatan pendidikan.

Pembukaan kembali ini memungkinkan masyarakat menikmati salah satu destinasi alam unggulan Jawa Timur. Kawah Ijen dikenal luas melalui panorama danau kawah serta fenomena api biru yang menjadi daya tarik bagi pengunjung dari berbagai daerah.

Wisata dan Kegiatan Pendidikan Kembali Diizinkan

Kepala TWA Kawah Ijen, Rusdi Santoso, menyampaikan bahwa pembukaan kawasan mencakup lebih dari sekadar kunjungan rekreasi. Mulai awal pekan depan, aktivitas pendakian, penelitian, dan pendidikan umum juga dapat kembali dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku.

“Sesuai surat edaran BBKSDA Jawa Timur, pada 28 September (awal pekan depan) kunjungan wisata dibuka kembali, mulai kegiatan wisata alam, pendakian, penelitian hingga pendidikan umum,” kata Rusdi Santoso.

Keputusan TWA Kawah Ijen dibuka kembali diambil setelah tahap penanganan darurat kebakaran selesai dan kondisi jalur dinilai dapat digunakan kembali. Meski demikian, pengunjung tetap perlu mematuhi seluruh arahan petugas demi keselamatan diri sendiri dan kelestarian kawasan.

Aktivitas wisata yang kembali berjalan juga diharapkan memberi dampak bagi masyarakat sekitar. Kehadiran wisatawan dapat menggerakkan kegiatan ekonomi lokal, namun pemanfaatan kawasan tetap harus sejalan dengan prinsip konservasi.

Tiket Daring Sudah Dapat Dipesan

Calon pengunjung telah dapat memesan tiket kunjungan secara daring sejak Jumat, 25 September 2026. Pemesanan lebih awal disarankan agar rencana perjalanan dapat disesuaikan dengan jadwal pembukaan dan ketentuan kunjungan yang ditetapkan pengelola.

Bagi wisatawan yang ingin mendaki, persiapan perlengkapan perlu diperhatikan. Kawah Ijen berada di kawasan pegunungan dengan suhu yang dingin serta kondisi alam terbuka yang dapat berubah. Senter, masker, dan pakaian hangat atau pakaian antidingin termasuk perlengkapan dasar yang wajib dibawa.

Senter membantu penerangan ketika kondisi masih gelap, terutama saat perjalanan di jalur pendakian. Masker juga perlu disiapkan, sementara pakaian hangat membantu pengunjung menghadapi udara dingin di area kawah. Protokol kesehatan yang berlaku tetap perlu dipatuhi selama berada di kawasan wisata.

Larangan Menyalakan Api Unggun

Setelah kebakaran hutan dan lahan, pengelola mengingatkan semua pengunjung untuk lebih berhati-hati. Menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan menghindari tindakan yang berpotensi memicu api menjadi kewajiban penting selama berada di TWA Kawah Ijen.

“Imbauan bagi pengunjung juga tetap menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, salah satunya jangan menyalakan api unggun,” ucap Rusdi.

Larangan membuat api unggun harus dipatuhi dengan serius. Kelalaian kecil di kawasan alam dapat menimbulkan risiko besar, terutama setelah kawasan mengalami kebakaran. Pengunjung juga dianjurkan tetap berada di jalur yang ditentukan serta mengikuti petunjuk petugas di lapangan.

Dengan TWA Kawah Ijen dibuka kembali, wisatawan memiliki kesempatan untuk kembali menikmati keindahan danau kawah dan api biru secara tertib. Sikap bertanggung jawab dari setiap pengunjung akan membantu menjaga kawasan tetap aman, bersih, dan lestari.

FAQ TWA Kawah Ijen

Kapan TWA Kawah Ijen kembali dibuka?

Kawasan TWA Kawah Ijen kembali dibuka pada Senin, 28 September 2026, setelah penutupan sementara sejak 4 September 2026 akibat kebakaran hutan dan lahan.

Aktivitas apa saja yang diperbolehkan?

Selain wisata alam, kegiatan pendakian, penelitian, dan pendidikan umum kembali diperbolehkan sesuai ketentuan pengelola kawasan.

Apa perlengkapan yang perlu dibawa pengunjung?

Pengunjung perlu membawa senter, masker, serta pakaian hangat atau antidingin. Perlengkapan tersebut penting untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan selama berada di kawasan pegunungan.

Apakah pengunjung boleh menyalakan api unggun?

Tidak. Pengunjung dilarang melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, termasuk menyalakan api unggun, serta wajib menjaga kebersihan kawasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *