Humaniora

ANTARA raih 4 penghargaan di Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026

1792252639977_copy_2160x1440

ANTARA Mengantongi Empat Penghargaan di Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026

Kabarlintas.com – Empat apresiasi diraih insan pers dari Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA dalam Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu.

Perolehan itu mencakup tiga penghargaan untuk karya jurnalistik serta satu penghargaan khusus life achievement. Ajang yang digelar Kementerian Sosial tersebut menjadi bentuk penghormatan bagi pekerja media yang secara konsisten merekam perkembangan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

Penghargaan diberikan untuk karya dalam bentuk video dan foto yang mengangkat pengalaman, harapan, serta keseharian peserta didik Sekolah Rakyat. Dokumentasi jurnalistik dinilai memiliki arti penting karena membantu menghadirkan gambaran yang lebih dekat tentang program pendidikan tersebut kepada masyarakat.

Prestasi di kategori video dan foto

Pada kategori Video Jurnalistik, Tim Feature ANTARA TV menempati posisi kedua melalui karya bertajuk “Meraih Asa”. Karya itu menjadi salah satu dari tiga penghargaan kompetisi yang diterima.

Di kategori Foto Jurnalistik, Andry Denisah dari ANTARA Biro Sulawesi Tenggara meraih Juara II. Penghargaan tersebut diperoleh lewat foto berjudul “Kemensos Luluskan Siswa Sekolah Rakyat di Tahun Pertama”.

Posisi Juara III kategori foto diraih Muhammad Iqbal dari redaksi ANTARA Foto Jakarta melalui karya “Hari Pertama Masuk Sekolah Rakyat”. Dua karya foto tersebut menempatkan ANTARA di antara peraih penghargaan pada kategori visual jurnalistik.

Selain kategori kompetisi, pewarta foto ANTARA Biro Banten Muhammad Bagus Khoirunnas menerima penghargaan life achievement. Penghormatan khusus itu diberikan melalui karya foto “Cahaya Tawa di Balik Asrama Sekolah Rakyat”, sekaligus menandai pengakuan atas dedikasi dan konsistensinya selama berkarya di bidang jurnalistik.

Penghargaan diserahkan dua menteri

Piala dan sertifikat bagi para pemenang diberikan langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia Muhaimin Iskandar. Penyerahan penghargaan menjadi bagian dari apresiasi pemerintah terhadap peran media dalam mengikuti perjalanan Sekolah Rakyat.

Selepas acara, Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa karya para jurnalis tidak hanya dipandang sebagai materi lomba. Tulisan, foto, dan video yang lahir dari liputan program tersebut juga dapat menjadi bahan refleksi untuk pengembangan Sekolah Rakyat pada masa mendatang.

“Tentu karya-karyanya akan kami jadikan inspirasi. Semua tulisan, foto-foto sebagai bagian dari lomba ini akan kita jadikan semacam inspirasi untuk pengembangan Sekolah Rakyat ke depan. Jika sampai hari ini kita telah mencapai satu kemajuan yang luar biasa dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, salah satu yang turut ambil peran adalah para wartawan,” kata Saifullah.

Pernyataan itu menegaskan posisi liputan jurnalistik sebagai bagian dari ekosistem pengawasan dan dokumentasi program publik. Karya pers dapat menghadirkan cerita dari lapangan, memperlihatkan tantangan yang dihadapi peserta didik, dan mencatat perubahan yang berlangsung dalam layanan pendidikan.

Pendekatan pendidikan, rehabilitasi, dan pemberdayaan

Saifullah menjelaskan bahwa peserta didik Sekolah Rakyat memiliki latar belakang yang beragam. Mereka mencakup anak-anak dari keluarga kurang mampu, anak yang memerlukan pendampingan khusus, serta kelompok rentan termasuk korban kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual.

Kondisi tersebut membuat pengelolaan Sekolah Rakyat tidak hanya bertumpu pada kegiatan belajar di kelas. Program ini menggabungkan kebutuhan pendidikan dengan proses pemulihan dan penguatan kapasitas anak.

“Di Sekolah Rakyat ini dari keluarga yang kurang mampu, yang kedua belum pinter. Bahkan sebagian di antaranya bisa jadi anak-anak rentan karena korban kekerasan dalam rumah tangga maupun kekerasan seksual. Nah, untuk itulah maka di dalam pengelolaan Sekolah Rakyat itu mengkombinasikan berbagai pendekatan; pendekatan edukasi, pendekatan rehabilitasi, dan pendekatan pemberdayaan,” demikian kata Saifullah.

Dalam konteks itu, karya jurnalistik tentang Sekolah Rakyat memiliki nilai yang melampaui pencapaian kompetisi. Foto dapat menangkap ekspresi dan suasana yang sulit dijelaskan semata-mata lewat angka, sementara video dan tulisan dapat mengikuti proses anak-anak dalam membangun kembali harapan melalui pendidikan.

Empat penghargaan yang diraih ANTARA juga menunjukkan keberagaman bentuk peliputan yang diapresiasi dalam ajang ini. Dari feature video hingga foto jurnalistik, karya-karya tersebut menyoroti program Sekolah Rakyat dari sudut pandang manusiawi dan dekat dengan pengalaman peserta didiknya.

Anugerah Jurnalistik Sekolah Rakyat 2026 menjadi ruang penghargaan bagi insan media yang mendokumentasikan perjalanan program pendidikan tersebut. Pada saat yang sama, karya-karya pemenang dapat memperluas pemahaman publik tentang kebutuhan pendampingan yang menyeluruh bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan kelompok rentan.

Frequently Asked Questions

What is ANTARA raih 4 penghargaan di Anugerah?

ANTARA raih 4 penghargaan di Anugerah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does ANTARA raih 4 penghargaan di Anugerah matter?

ANTARA raih 4 penghargaan di Anugerah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *