Pemda Diminta Perkuat Pengawasan Harga Pangan
Kabarlintas.com – Pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan harga pangan, terutama daging ayam ras, telur ayam ras, dan beras. Tiga komoditas tersebut dinilai perlu mendapat perhatian karena kenaikan harganya berpotensi memberi tekanan pada inflasi nasional.
Pesan itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Senin. Ia menekankan bahwa pengendalian harga membutuhkan respons cepat dari pemerintah daerah bersama lembaga dan pelaku usaha yang terlibat dalam rantai pasok.
“Bulog mungkin bisa melakukan operasi pasar dengan Badan Pangan Nasional dan bagaimana untuk mengumpulkan para distributor dan produsen … dicari penyebab harganya kenapa bisa naik,” kata Tito.
Langkah tersebut penting agar pemerintah tidak hanya melihat kenaikan harga di tingkat konsumen. Penelusuran perlu dilakukan sejak dari sumber produksi, distribusi, hingga penjualan di pasar. Dengan begitu, penyebab kenaikan dapat dipetakan secara lebih tepat, apakah berkaitan dengan pasokan, distribusi, biaya logistik, atau faktor lain dalam pergerakan komoditas.
Inflasi Masih Terkendali, Tetapi Mulai Meningkat
Tito menyampaikan bahwa tingkat inflasi nasional masih berada dalam kategori relatif terkendali. Namun, angkanya bergerak naik menjadi 3,19 persen dari posisi sebelumnya sebesar 2,88 persen. Pada periode Juli hingga Agustus 2026, inflasi bulanan juga tercatat meningkat 0,21 persen.
Kenaikan inflasi tersebut dipengaruhi sejumlah kelompok pengeluaran, yaitu makanan, minuman, dan tembakau; pendidikan; serta perawatan pribadi. Dalam kelompok pangan, harga ayam ras, telur ayam ras, dan beras menjadi bagian yang perlu terus dicermati oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Bagi masyarakat, perubahan harga pada ketiga komoditas itu terasa penting karena pangan merupakan kebutuhan yang dibeli secara rutin. Beras menjadi bahan pokok bagi banyak rumah tangga, sementara ayam dan telur termasuk pilihan sumber protein yang umum dijangkau konsumen. Karena itu, lonjakan harga dalam waktu singkat dapat langsung memengaruhi pengeluaran harian keluarga.
Pengawasan harga juga perlu disertai koordinasi yang baik. Pemerintah daerah dapat menggunakan informasi pasar untuk mengenali gejala kenaikan sejak awal, kemudian menyelaraskan langkah dengan instansi terkait. Respons yang lebih dini akan membantu mencegah tekanan harga berkembang menjadi beban yang lebih besar bagi konsumen.
Operasi Pasar dan Koordinasi Rantai Distribusi
Dalam arahannya, Tito membuka kemungkinan pelaksanaan operasi pasar melalui Bulog bersama Badan Pangan Nasional. Di saat yang sama, distributor dan produsen perlu dilibatkan untuk memahami kondisi sebenarnya di lapangan. Pendekatan ini diperlukan agar kebijakan pengendalian tidak berhenti pada penanganan harga di hilir.
Operasi pasar pada dasarnya dapat menjadi salah satu instrumen ketika harga komoditas tertentu mengalami tekanan. Namun, efektivitasnya bergantung pada ketepatan sasaran, ketersediaan barang, serta pemahaman mengenai jalur distribusi yang membuat harga bergerak. Pengumpulan informasi dari pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menentukan bentuk intervensi yang diperlukan.
Selain pangan, Mendagri juga meminta perhatian terhadap kenaikan harga minyak dunia. Perubahan harga energi dapat memengaruhi biaya transportasi, khususnya angkutan udara. Dalam konteks ini, Kementerian Perhubungan diingatkan untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga avtur terhadap tarif angkutan yang penetapannya diatur pemerintah.
Pengaruh biaya transportasi perlu diperhatikan karena distribusi barang antarwilayah sangat bergantung pada kelancaran dan biaya pengangkutan. Kenaikan tarif dapat menambah tekanan terhadap harga barang di daerah, terutama ketika kebutuhan harus didatangkan dari wilayah lain. Karena itu, pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan stok pangan, tetapi juga dengan biaya yang muncul sepanjang perjalanan barang menuju konsumen.
Daerah dengan Inflasi Tinggi Harus Bertindak Cepat
Tito turut menyoroti perbedaan tingkat inflasi antarwilayah. Pemerintah daerah yang mencatat inflasi tinggi diminta segera memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID. Forum tersebut menjadi ruang penting untuk menyatukan pemantauan, evaluasi, dan langkah pengendalian di tingkat lokal.
Setiap daerah dapat menghadapi kondisi yang berbeda, baik dari sisi pasokan, pola distribusi, maupun kebutuhan masyarakat. Oleh sebab itu, pengendalian harga perlu menyesuaikan situasi setempat tanpa mengabaikan arah kebijakan nasional. Daerah yang mampu menjaga kestabilan harga juga mendapat apresiasi dari Mendagri.
“Saya ucapkan terima kasih [daerah] yang bisa mengendalikan,” ujarnya.
Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir menambahkan bahwa tindakan antisipatif harus dilakukan sebelum harga bergerak melampaui batas yang dapat ditoleransi. Pemerintah daerah dan pihak terkait diminta memahami pola konsumsi masyarakat sekaligus memantau perubahan harga secara konsisten.
“Ini yang perlu diperhatikan dan dimonitor betul batas toleransi mana dia naik kemudian kita melaksanakan intervensi tadi, supaya jangan naik tinggi dulu baru kita berbuat,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pemantauan harga daging ayam di seluruh rantai distribusi. Pengawasan tidak cukup dilakukan ketika barang telah sampai ke konsumen, melainkan perlu mencakup kondisi di tingkat peternak, distributor, dan pasar. Cara ini diharapkan membuat kebijakan pengendalian lebih tepat sasaran.
Pemantauan serupa juga perlu diterapkan pada komoditas lain yang memberi dorongan terhadap inflasi. Dengan data harga yang diperbarui, koordinasi yang cepat, serta intervensi yang dilakukan pada waktu yang tepat, pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga kebutuhan masyarakat tetap tersedia dengan harga yang lebih stabil.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Mendagri minta pemda waspadai kenaikan harga?
Mendagri minta pemda waspadai kenaikan harga is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Mendagri minta pemda waspadai kenaikan harga matter?
Mendagri minta pemda waspadai kenaikan harga matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

