Internasional

Merz: Kemitraan strategis Jerman-Singapura terus berkembang

bendera-Jerman-1

Jerman dan Singapura Perluas Agenda Kemitraan Strategis

Kabarlintas.com – Merz – Jerman dan Singapura menyiapkan penguatan kemitraan strategis yang mencakup pertahanan, perdagangan, investasi, kecerdasan buatan, serta energi hijau. Agenda tersebut dibahas Kanselir Jerman Friedrich Merz bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong dalam pertemuan di Singapura pada Selasa, 27 Oktober.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan untuk memperbarui rencana kerja kedua negara pada tahun-tahun mendatang. Pembaruan tersebut diarahkan untuk memperluas kolaborasi lintas sektor, dari keamanan hingga riset teknologi, di tengah perubahan geopolitik dan kebutuhan menjaga konektivitas internasional.

Kerja sama keamanan dan perlindungan infrastruktur

Salah satu perhatian utama kedua pemerintah adalah penguatan kerja sama pertahanan dan keamanan. Merz menyampaikan bahwa pembicaraan mengenai perjanjian keamanan siber baru sedang memasuki tahap penyelesaian. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan ketahanan terhadap ancaman yang dapat mengganggu layanan penting dan infrastruktur strategis.

“Kami ingin mengintensifkan kerja sama di bidang kebijakan pertahanan dan keamanan. Kami sedang merampungkan perjanjian baru terkait keamanan siber,” kata Merz.

Hubungan Jerman dan Singapura dalam sektor maritim juga telah berlangsung lama, termasuk kerja sama terkait kapal selam. Ke depan, kedua pihak ingin memperdalam koordinasi untuk memperkuat daya tahan nasional dan menjaga fasilitas kritis dari berbagai risiko keamanan.

“Kami telah menjalin kerja sama di bidang kapal selam sejak lama. Kami juga berniat untuk memperdalam kerja sama dengan Singapura guna memperkuat ketahanan serta melindungi infrastruktur kritis kami,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Merz mengumumkan keputusan Jerman untuk bergabung dalam Inisiatif GUIDE. Kerangka sukarela ini berfokus pada perlindungan infrastruktur bawah laut yang penting bagi konektivitas global, termasuk jaringan yang menopang hubungan komunikasi dan kegiatan ekonomi antarnegara.

Inisiatif GUIDE diluncurkan di Singapura pada Mei lalu dan telah diikuti lebih dari belasan negara. Australia, Filipina, Prancis, dan Inggris termasuk di antara negara yang telah menjadi bagian dari inisiatif tersebut. Keterlibatan Jerman memperluas unsur kerja sama lintas kawasan dalam isu yang semakin mendapat perhatian dunia.

Wong menekankan arti perlindungan infrastruktur bawah laut bagi hubungan internasional masa kini.

Inisiatif GUIDE akan memperkuat kerja sama lintas wilayah untuk melindungi infrastruktur kritis bawah laut, yang “sangat penting bagi keamanan dan konektivitas kita.”

Teknologi, inovasi, dan ekonomi digital

Selain keamanan, Jerman dan Singapura menempatkan ekonomi digital serta kecerdasan buatan sebagai bidang prioritas. Kedua negara juga melihat peluang riset dan inovasi bersama pada manufaktur canggih, teknologi hijau, semikonduktor, teknologi kuantum, dan teknologi antariksa.

Rangkaian bidang tersebut menunjukkan luasnya agenda yang ingin dibangun. Kecerdasan buatan dan semikonduktor berkaitan dengan perkembangan industri digital, sementara teknologi hijau dan energi bersih menjadi bagian dari perhatian terhadap transformasi ekonomi yang lebih berkelanjutan. Kolaborasi riset dapat mempertemukan kapasitas inovasi dan jaringan industri dari kedua negara dalam berbagai sektor bernilai tinggi.

Penguatan hubungan antarwilayah juga masuk dalam pembahasan. Bagi Jerman dan Singapura, kerja sama tersebut tidak hanya mencakup hubungan bilateral, tetapi juga keterhubungan yang lebih besar antara Eropa dan Asia. Posisi Singapura sebagai pusat perdagangan dan konektivitas regional membuat kemitraan ini memiliki dimensi ekonomi sekaligus strategis.

Nilai perdagangan dua arah Jerman-Singapura telah melampaui 13 miliar dolar AS, atau sekitar Rp236 triliun, pada 2024. Angka tersebut memperlihatkan besarnya hubungan ekonomi yang telah terbangun, sekaligus menjadi dasar bagi target kerja sama investasi dan perdagangan yang lebih luas.

Pandangan bersama mengenai konflik global

Pembicaraan antara Merz dan Wong turut mencakup konflik internasional, dinamika geopolitik, dan dukungan terhadap Ukraina. Merz menyebut Singapura berperan aktif dalam kelompok negara yang memiliki pandangan sejalan terkait isu tersebut.

“Singapura juga merupakan anggota yang sangat aktif dalam koalisi negara-negara yang sepaham,” katanya.

Merz juga menyampaikan apresiasinya atas keputusan Singapura menerapkan sanksi terhadap Rusia. Ia menilai langkah itu ditujukan untuk mendorong Moskow mengubah arah kebijakan serta mengakhiri perang.

“Kami bersyukur bahwa Singapura setuju untuk menerapkan sanksi terhadap Rusia tanpa keraguan dan telah melaksanakannya,” tambahnya.

Di sisi lain, Wong menempatkan penegakan tatanan internasional berbasis aturan sebagai salah satu unsur penting dalam hubungan kedua negara. Prinsip tersebut sejalan dengan kebutuhan negara-negara yang sangat bergantung pada perdagangan, investasi, dan jaringan lintas batas untuk menjaga kepastian dalam aktivitas ekonomi maupun diplomasi.

Hubungan diplomatik yang telah berlangsung enam dekade

Jerman dan Singapura menjalin hubungan diplomatik sejak 1965. Dalam enam dekade, hubungan itu berkembang dari kontak diplomatik menjadi kemitraan dengan cakupan ekonomi, teknologi, pertahanan, dan keamanan yang semakin luas.

Rencana kerja yang diperbarui memberi arah bagi kelanjutan hubungan tersebut pada masa mendatang. Fokus pada keamanan siber, perlindungan infrastruktur bawah laut, teknologi maju, energi hijau, dan perdagangan memperlihatkan bahwa kedua negara ingin menghadapi tantangan bersama melalui kerja sama yang lebih terstruktur.

Frequently Asked Questions

What is Merz?

Merz is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Merz matter?

Merz matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *