Liga Champions

PSG bungkam Manchester City 4-2 di Etihad

1000071527

PSG Menang 4-2 di Etihad, Haaland Cetak Rekor Baru untuk City

Kabarlintas.com – Paris Saint-Germain membawa pulang kemenangan meyakinkan 4-2 dari Stadion Etihad, Manchester, dalam laga Liga Champions pada Kamis. Juara bertahan tampil tajam sejak awal pertandingan dan mampu meredam kebangkitan Manchester City pada babak kedua.

Desire Doue, Ousmane Dembele, Vitinha, serta Maghnes Akliouche menjadi pencetak gol PSG. Manchester City mendapat dua gol dari Erling Haaland, tetapi upaya tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan tidak cukup mengubah hasil akhir.

Hasil ini menjadi kekalahan pertama Manchester City asuhan Enzo Maresca sejak mereka kalah dalam Community Shield pada awal musim. Sebaliknya, PSG melanjutkan tren positif dengan memperpanjang rangkaian tanpa kekalahan mereka menjadi 12 pertandingan di Liga Champions.

PSG Langsung Menguasai Jalannya Laga

Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-13 melalui aksi Doue. Ia melepaskan sepakan keras mendatar dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihentikan Gianluigi Donnarumma. Gol tersebut memberi PSG awal yang ideal di kandang lawan.

Hanya dua menit berselang, Doue kembali terlibat penting. Kali ini ia mengirim umpan silang menuju tiang jauh yang diselesaikan Dembele dari jarak dekat. PSG pun menggandakan keunggulan dan membuat City berada dalam tekanan besar.

Permainan PSG tetap agresif setelah unggul dua gol. Mereka mampu menjaga penguasaan bola, membangun serangan dengan sabar, serta memanfaatkan ruang di sekitar area pertahanan City. Keunggulan tiga gol akhirnya tercipta pada menit ke-32.

Vitinha menjadi pemain yang memperlebar jarak skor. Dari tepi kotak penalti, ia mengarahkan tendangan melengkung ke sudut gawang Manchester City. Upaya tersebut memastikan PSG menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.

Keunggulan besar sebelum jeda membuat PSG berada dalam posisi nyaman, tetapi Manchester City masih memiliki waktu untuk memberikan respons. Pergantian pemain yang dilakukan Maresca setelah turun minum kemudian mengubah intensitas serangan tuan rumah.

Perubahan City dan Rekor Haaland

Maresca memasukkan tiga pemain sekaligus pada babak kedua. Langkah itu membuat City bermain lebih menekan dan lebih cepat ketika membawa bola ke daerah pertahanan PSG. Dampaknya terlihat pada menit ke-53.

Iliman N’Diaye, yang masuk sebagai pemain pengganti, mengirim umpan silang yang berhasil dimanfaatkan Haaland. Penyerang Norwegia itu menuntaskan peluang untuk memangkas jarak menjadi 1-3.

Gol pertama Haaland dalam pertandingan ini juga memiliki arti penting secara pribadi. Ia melampaui catatan 36 gol Sergio Aguero di Liga Champions bersama Manchester City. Haaland mencapai angka tersebut hanya dalam 41 penampilan, sedangkan Aguero memerlukan 64 laga.

Catatan tersebut menggambarkan ketajaman Haaland di kompetisi Eropa. Meski City berada dalam situasi sulit pada pertandingan ini, ia tetap mampu menjadi ancaman utama dan memberi tuan rumah harapan untuk membalikkan keadaan.

Akliouche Mematahkan Momentum Tuan Rumah

Harapan City untuk meneruskan tekanan justru terhenti pada menit ke-63. Maghnes Akliouche melepaskan tembakan dari dekat area kotak penalti. Donnarumma sempat melakukan penyelamatan, namun bola tetap melewati garis gawang.

Gol Akliouche membawa PSG kembali unggul tiga gol dalam kedudukan 4-1. Momen itu menjadi pukulan bagi City, yang sebelumnya mulai menemukan ritme setelah gol pertama Haaland.

City belum berhenti menyerang. Pada menit ke-75, Bouaddi memberikan umpan kepada Haaland, yang kemudian mengirim tendangan mendatar untuk mencetak gol keduanya. Skor berubah menjadi 2-4, tetapi waktu tersisa tidak cukup bagi City untuk menciptakan gol tambahan.

PSG mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir. Kemenangan di Etihad memperlihatkan efektivitas mereka dalam memanfaatkan peluang, terutama pada babak pertama ketika setiap serangan berbahaya mampu menghasilkan gol.

Kembalinya Guardiola ke Etihad

Pertandingan ini juga memiliki nuansa tersendiri karena menjadi kali pertama Pep Guardiola kembali ke Stadion Etihad sejak meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu. Laga tersebut berlangsung di tengah perhatian besar terhadap pertemuan PSG dan City di panggung Liga Champions.

Bagi PSG, kemenangan tandang ini memperkuat posisi mereka sebagai tim yang sulit dikalahkan di kompetisi Eropa. Rangkaian 12 laga tanpa kekalahan menunjukkan konsistensi mereka dalam menghadapi lawan-lawan besar.

Untuk Manchester City, kekalahan ini menjadi evaluasi setelah rentetan hasil positif sejak awal musim. Respons pada babak kedua, termasuk dua gol Haaland, menunjukkan bahwa mereka tetap memiliki daya serang kuat, tetapi kebobolan tiga gol sebelum jeda membuat tugas mereka terlalu berat.

Susunan Pemain

Manchester City bermain dengan formasi 4-1-4-1: Gianluigi Donnarumma; Abdukodir Khusanov, Marc Guehi, Ruben Dias (Nunes 46′), Josko Gvardiol; Elliot Anderson; Antoine Semenyo, Rayan Cherki (Bouaddi 46′), Enzo Fernández (O’Reilly 90′), Jeremy Doku (N’Diaye 46′); Erling Haaland.

PSG menurunkan formasi 4-3-3: Matvey Safonov; Achraf Hakimi, Willian Pacho, Marquinhos, Nuno Mendes; Warren Zaire-Emery (Braldo 84′), Vitinha, Fabian Ruiz (Hernandez 84′); Maghnes Akliouche (Neves 78′), Ousmane Dembele (Torres 76′), Desire Doue.

Frequently Asked Questions

What is PSG bungkam Manchester City 4 2?

PSG bungkam Manchester City 4 2 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does PSG bungkam Manchester City 4 2 matter?

PSG bungkam Manchester City 4 2 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *