KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Runjian Co., Ltd. Pamerkan Solusi “Token-as-a-Service” dan Inovasi AI di AIMX Singapore 2026

Published Agustus 31, 2026 · Updated Agustus 31, 2026 · By Nancy Martinez - kabarlintas.com

Foto : Nancy Martinez - kabarlintas.com

Ekspansi Token-as-a-Service Runjian Wujudkan Arsitektur Komputasi Baru untuk ASEAN

Kabarlintas.com – Perkembangan ekonomi digital di Asia Tenggara memasuki fase di mana kebutuhan akan infrastruktur komputasi yang fleksibel, terjangkau, dan dapat diintegrasikan ke berbagai sektor industri menjadi prioritas utama. Di tengah percepatan adopsi kecerdasan buatan oleh perusahaan-perusahaan kawasan, model bisnis berbasis token — yang memungkinkan akses ke daya komputasi secara modular dan berbasis permintaan — mulai diposisikan sebagai tulang punggung transformasi digital lintas negara.正是在 konteks inilah Runjian Co., Ltd. memaparkan strategi ekspansi internasionalnya di ajang AIMX Singapore 2026, sebuah forum teknologi dan bisnis digital berskala global yang digelar di Sands Expo & Convention Centre, Singapura.

Partisipasi sebagai Sponsor Platinum dan Kunjungan Pejabat Negara

Runjian hadir dengan status Sponsor Platinum pada penyelenggaraan tersebut, sebuah posisi yang menandai komitmen perusahaan terhadap ekosistem teknologi kawasan. Kehadiran Runjian turut mendapat perhatian langsung dari Tan Kiat How, Senior Minister of State di bawah Ministry of Digital Development and Information Singapura, yang menyambangi paviliun pameran perusahaan selama acara berlangsung. Kunjungan pejabat setingkat menteri negara tuan rumah ini menegaskan relevansi strategis yang diberikan pemerintah Singapura terhadap solusi komputasi yang ditawarkan Runjian bagi pasar ASEAN.

Tema utama yang diangkat Runjian dalam pameran tersebut adalah "Token as a Service: Powering a Smarter ASEAN", sebuah narasi yang menempatkan infrastruktur token sebagai enabler bagi percepatan adopsi teknologi di seluruh negara anggota ASEAN. Melalui tema ini, perusahaan menggarisbawahi bahwa akses komputasi yang terfragmentasi selama ini dapat diintegrasikan ke dalam satu kerangka layanan yang terstandarisasi, sehingga menurunkan hambatan teknis dan biaya bagi pelaku usaha di kawasan.

Portofolio Teknologi untuk Berbagai Sektor Industri

Dalam paviliunnya, Runjian memamerkan sejumlah platform dan solusi yang dirancang untuk kebutuhan spesifik berbagai industri. Di antara produk yang ditampilkan terdapat Wuxiang Cloud Valley Token Factory, sebuah infrastruktur produksi token komputasi; platform enterprise Apollo 11 CEL yang ditujukan untuk transformasi digital korporasi; Lawer, agen AI khusus tata kelola hukum ASEAN; Hanmate, platform pembelajaran bahasa Mandarin daring; serta iRun Renewable Energy Platform untuk pengelolaan energi terbarukan.

Kelima solusi tersebut secara kolektif mencerminkan cakupan teknologi Runjian yang membentang dari layanan komputasi inti, pengelolaan energi hijau, pendidikan cerdas, transformasi digital perusahaan, hingga tata kelola pemerintahan digital. Bagi pelaku industri di ASEAN, portofolio semacam ini menawarkan opsi integrasi teknologi tanpa harus bergantung pada satu vendor tunggal untuk seluruh kebutuhan digital.

Dua Paparan Strategis di Forum Utama

Selain pameran fisik, Runjian menyampaikan dua presentasi kunci di forum utama AIMX Singapore 2026 yang membahas arah pengembangan bisnis perusahaan di pasar internasional.

Athena Zhao, Vice President Runjian Co., Ltd., memaparkan inovasi model Token-as-a-Service (TaaS) yang dirancang untuk menghadirkan layanan komputasi inklusif dan dapat disesuaikan dengan skala kebutuhan pengguna.

Model TaaS memungkinkan perusahaan di Asia Tenggara menerapkan kecerdasan buatan dalam skala besar dengan efisiensi lebih tinggi dan biaya yang lebih terkendali, tanpa harus membangun infrastruktur komputasi sendiri dari nol.

Pendekatan ini relevan mengingat banyak perusahaan menengah di kawasan masih menghadapi kendala modal dan keahlian teknis untuk mengoperasikan pusat data atau klaster komputasi mandiri. Dengan menggeser beban infrastruktur ke penyedia layanan, perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya ke pengembangan aplikasi dan strategi bisnis inti.

Di sesi terpisah, Jake Yin, Vice President AI Business Group Runjian Co., Ltd., menguraikan keunggulan arsitektur ontology-native pada platform Apollo 11. Ia menjelaskan bahwa platform tersebut membantu perusahaan mengatasi persoalan yang timbul akibat aplikasi AI yang berjalan terpisah-pisah dan tidak saling terhubung.

Apollo 11 memungkinkan perusahaan membangun sistem kecerdasan buatan yang independen, dapat dikendalikan secara penuh, dan terus berkembang seiring kebutuhan operasional, bukan sekadar menumpuk aplikasi AI yang saling tidak kompatibel.

Konsep ontology-native merujuk pada pendekatan di mana setiap entitas data, proses, dan aturan bisnis didefinisikan secara eksplisit dalam satu kerangka semantik terpadu. Hal ini mengurangi risiko inkonsistensi data dan memungkinkan audit serta kontrol yang lebih ketat terhadap perilaku sistem AI di lingkungan korporasi.

Kaki Operasional di Kawasan ASEAN

Strategi ekspansi Runjian tidak berhenti pada partisipasi pameran. Perusahaan telah membuka kantor cabang di Jakarta (Indonesia), Kuala Lumpur (Malaysia), dan Thailand, dengan cakupan bisnis yang menjangkau seluruh negara utama ASEAN. Keberadaan entitas lokal di ketiga negara tersebut memungkinkan Runjian merespons kebutuhan regulasi, standar teknis, dan preferensi pasar masing-masing negara secara lebih cepat dan kontekstual.

Fondasi operasional lokal ini juga menjadi basis bagi kerja sama ekosistem yang disesuaikan dengan karakteristik pasar ASEAN — mulai dari kebutuhan sektor perbankan digital di Indonesia, hingga transformasi manufaktur di Thailand, serta pengembangan smart city di Malaysia. Dengan demikian, pendekatan Runjian bukan sekadar ekspor teknologi, melainkan adaptasi solusi ke dalam kerangka regulasi dan budaya bisnis setempat.

Arah Ke Depan: Ekosistem AI Regional yang Terbuka

Ke depan, Runjian menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan mitra global guna membangun ekosistem AI regional yang terbuka dan saling menguntungkan. Perusahaan juga menegaskan dukungan terhadap perkembangan ekonomi digital Tiongkok-ASEAN yang bermutu tinggi, dengan fokus pada interoperabilitas standar, transfer pengetahuan teknis, dan penciptaan nilai ekonomi bersama.

Bagi pelaku industri di kawasan, langkah-langkah ini mengisyaratkan pergeseran dari model pengadaan teknologi yang bersifat satu arah menuju kolaborasi bilateral yang lebih setara. Pertanyaan yang kini dihadapi para pengambil keputusan di ASEAN bukan lagi apakah infrastruktur komputasi berbasis token dapat diadopsi, melainkan bagaimana mengintegrasikannya ke dalam arsitektur digital nasional tanpa mengorbankan kedaulatan data dan kesiapan regulasi.

Narahubung: Annie Wang, marketing@runjian.com, 18535579700.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Runjian Co Ltd Pamerkan Solusi Token?

Runjian Co Ltd Pamerkan Solusi Token is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Runjian Co Ltd Pamerkan Solusi Token matter?

Runjian Co Ltd Pamerkan Solusi Token matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.