BRI Raih 2 Penghargaan di Bisnis Indonesia Financial Awards 2026
BRI Perkuat Peran UMKM Lewat Dua Penghargaan BIFA 2026
Kabarlintas.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali memperoleh pengakuan atas kinerja dan arah transformasi bisnisnya di sektor jasa keuangan. Dalam Bisnis Indonesia Financial Awards (BIFA) 2026 yang berlangsung di Raffles Hotel, Jakarta, pada Senin (12/10), BRI menerima dua penghargaan yang menyoroti kepemimpinan serta kemampuan perseroan menjaga profitabilitas.
Acara tersebut dihadiri Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi. Penghargaan yang diraih mencerminkan fokus BRI untuk mempertahankan fundamental keuangan yang sehat sambil memperluas layanan dan pemberdayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penghargaan untuk kepemimpinan dan profitabilitas
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menerima penghargaan Best CEO – MSME Ecosystem Transformation Champion & Leadership Award. Pengakuan ini diberikan atas kepemimpinannya dalam mendorong BRI menjadi institusi yang lebih adaptif, inovatif, dan menempatkan kebutuhan nasabah sebagai perhatian utama.
Penghargaan tersebut juga menegaskan dorongan BRI dalam memperkuat ekosistem UMKM. Segmen ini memiliki posisi penting dalam aktivitas ekonomi nasional, sehingga dukungan perbankan tidak hanya berkaitan dengan penyaluran dana, tetapi juga akses layanan, peningkatan kapasitas, serta peluang pengembangan usaha.
Selain penghargaan bagi Hery Gunardi, BRI juga meraih predikat Excellent Profitable State-Owned Bank 2026. Capaian ini mengapresiasi kemampuan perseroan mempertahankan tingkat keuntungan yang kuat di tengah perubahan industri perbankan dan agenda transformasi yang berjalan.
Dua penghargaan tersebut menunjukkan perpaduan antara akselerasi bisnis dan penguatan dasar keuangan. Bagi industri perbankan, keseimbangan itu penting karena pertumbuhan kredit, pelayanan nasabah, inovasi digital, serta pengelolaan risiko harus berjalan secara beriringan.
Kinerja semester pertama 2026
Pada semester pertama 2026, BRI membukukan laba bersih Rp31,2 triliun. Angka tersebut meningkat 17,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini menggambarkan kemampuan perseroan menjaga profitabilitas ketika transformasi model bisnis terus dilanjutkan.
Dari sisi penyaluran pembiayaan, kredit BRI sampai akhir Juni 2026 mencapai Rp1.645,5 triliun, atau naik 16,2% secara tahunan. Porsi kredit untuk UMKM mencapai Rp1.235,4 triliun dan tumbuh 8,6% dibandingkan tahun sebelumnya.
Besarnya penyaluran kepada UMKM memperlihatkan peran segmen tersebut dalam strategi BRI. Pembiayaan formal dapat memberi ruang bagi pelaku usaha untuk mengelola kebutuhan modal, memperluas kegiatan usaha, dan membangun rekam jejak dalam sistem keuangan.
“Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh insan BRI dalam menjalankan transformasi perusahaan. Kami ingin terus memperkuat peran BRI, bukan hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler yang mendukung pelaku usaha sejak tahap awal, mengembangkan skala bisnisnya, hingga mampu naik kelas. Bagi kami, pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan penguatan fundamental dan penciptaan nilai bagi masyarakat,” ujar Hery.
Ekosistem ultra mikro dan program pemberdayaan
BRI juga mengembangkan ekosistem Holding Ultra Mikro untuk mengintegrasikan layanan keuangan dan program pemberdayaan. Hingga Juni 2026, ekosistem tersebut melayani sekitar 33,8 juta nasabah pinjaman dan mengelola 166,3 juta rekening simpanan.
Dalam periode yang sama, sekitar 2,3 juta debitur telah didorong untuk naik kelas. Pendekatan ini diarahkan agar pelaku usaha ultra mikro tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga memiliki kesempatan memperkuat kemampuan usaha sebelum berkembang ke skala yang lebih tinggi.
Dukungan bagi UMKM turut dilengkapi dengan sejumlah program pengembangan. Program Desa BRILiaN telah menjangkau lebih dari 5.700 desa hingga Juni 2026. Sementara itu, Klasterku Hidupku mencakup lebih dari 44 ribu klaster usaha.
Di kanal digital, linkumkm by BRI telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM. Rumah BUMN juga diikuti sekitar 596 ribu pelaku usaha. Beragam inisiatif tersebut ditujukan untuk membantu peningkatan kapasitas, memperluas akses pasar, dan mendukung pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Apresiasi bagi ketahanan industri keuangan
Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Arif Budisusilo menyampaikan bahwa BIFA 2026 menjadi ruang apresiasi bagi institusi keuangan yang mampu membukukan hasil finansial yang baik sekaligus mengikuti perubahan digital, memperluas inklusi keuangan, dan memasukkan prinsip lingkungan, sosial, serta tata kelola atau ESG ke dalam strategi bisnis.
“BIFA 2026 adalah apresiasi bagi institusi keuangan yang mampu menunjukkan ketangguhan, kinerja berkelanjutan, dan kemampuan beradaptasi. Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu bagi industri keuangan untuk terus berinovasi serta memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif,” ujar Arif Budisusilo.
Pencapaian BRI dalam ajang tersebut memperlihatkan bahwa pertumbuhan bank tidak semata-mata diukur dari laba dan besaran kredit. Keberhasilan juga berkaitan dengan kemampuan memperluas manfaat layanan keuangan bagi kelompok usaha yang membutuhkan akses, sembari menjaga bisnis tetap sehat untuk pertumbuhan jangka panjang.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is BRI Raih 2 Penghargaan di Bisnis?BRI Raih 2 Penghargaan di Bisnis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does BRI Raih 2 Penghargaan di Bisnis matter?BRI Raih 2 Penghargaan di Bisnis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.