KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Revitalisasi total Blok M ditargetkan rampung 2029

Published Oktober 6, 2026 · Updated Oktober 6, 2026 · By Elizabeth Moore - kabarlintas.com

Foto : Elizabeth Moore - kabarlintas.com

Revitalisasi Total Blok M Ditargetkan Rampung pada 2029

Kabarlintas.com – Revitalisasi total Blok M ditargetkan rampung pada 2029. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan pembaruan kawasan Blok M di Jakarta Selatan untuk membentuk kawasan transit yang modern, terintegrasi, dan lebih nyaman bagi masyarakat.

Target tersebut mencakup pembenahan terminal, kawasan ritel, serta podium di Blok M Hub. Direktur Utama MRT Jakarta Tuhiyat menyampaikan bahwa pelaksanaan proyek dilakukan bertahap, dengan fasilitas-fasilitas tersebut diharapkan selesai dan mulai beroperasi pada 2029.

“Revitalisasi kami lakukan secara bertahap. Terminal dan kawasan ritel serta podium, kami targetkan akan selesai dan beroperasi di tahun 2029,” kata Tuhiyat saat peresmian konsep desain Transformasi Blok M Fase Ultimate di Blok M Hub, Jakarta.

Lima Arah Transformasi Kawasan Blok M

Program revitalisasi total Blok M ditargetkan tidak hanya memperbarui bangunan, tetapi juga memperkuat perannya sebagai simpul transportasi dan pusat kegiatan perkotaan. Pemprov DKI Jakarta dan MRT Jakarta menyiapkan lima transformasi utama untuk kawasan tersebut.

Terminal modern yang terhubung dengan moda transportasi

Transformasi pertama adalah revitalisasi terminal agar menjadi lebih modern dan terintegrasi. Pembaruan ini diarahkan untuk mendukung perpindahan pengguna transportasi umum dengan lebih mudah, termasuk hubungan antarmoda di sekitar kawasan Blok M.

Integrasi transportasi menjadi bagian penting karena Blok M merupakan kawasan dengan mobilitas tinggi. Dengan akses yang lebih tertata, perjalanan penumpang dan pejalan kaki diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman.

Kawasan mixed-use Blok M-ASEAN

Selain terminal dan area ritel, pembangunan kawasan mixed-use Blok M-ASEAN juga direncanakan secara bertahap. Kawasan multifungsi ini menggabungkan lebih dari satu kegiatan urban dalam satu area dan diarahkan menjadi lingkungan yang mudah diakses, inklusif, serta dinamis.

Untuk pengembangan mixed-use tersebut, MRT Jakarta menargetkan penyelesaian pada tahun berikutnya, yakni 2030. Tahapan pembangunan dilakukan terpisah dari target terminal, ritel, dan podium yang menjadi bagian utama penyelesaian pada 2029.

Akses Pejalan Kaki, Ruang Publik, dan Aktivitas Komersial

Revitalisasi total Blok M ditargetkan turut meningkatkan aksesibilitas kawasan. Konektivitas antarmoda dan antar-fungsi akan diperkuat agar pengguna transportasi, pengunjung, maupun pejalan kaki dapat bergerak lebih mudah di dalam dan sekitar Blok M.

Pengembangan kawasan juga mencakup rencana menjadikan Blok M sebagai destinasi komersial baru. Berbagai pilihan ritel, makanan dan minuman, gaya hidup, serta ruang publik dirancang hadir dalam satu kawasan untuk mendukung aktivitas harian warga dan pengunjung.

Ruang terbuka publik menjadi unsur lain dalam transformasi ini. Area publik akan dikembangkan agar lebih hijau, aktif, dan nyaman, sehingga dapat mendukung interaksi masyarakat serta beragam kegiatan di kawasan Blok M.

Pembaruan tersebut juga mempertimbangkan kondisi bangunan Blok M yang telah berusia 34 tahun. MRT Jakarta menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan struktur bangunan dalam proses pengembangan kawasan.

Blok M Hub saat ini masih menjadi lokasi aktivitas bagi 334 tenan aktif dan menerima lebih dari 25.000 pengunjung setiap hari. Karena itu, pelaksanaan revitalisasi dilakukan bertahap agar fungsi kawasan tetap dapat berjalan sambil pembaruan dilakukan.

FAQ Revitalisasi Blok M

Kapan revitalisasi total Blok M selesai?

Terminal, kawasan ritel, dan podium ditargetkan selesai serta beroperasi pada 2029. Pengembangan kawasan mixed-use Blok M-ASEAN ditargetkan selesai pada 2030.

Apa saja yang diperbarui di Blok M?

Pembaruan meliputi terminal modern dan terintegrasi, pengembangan mixed-use, peningkatan aksesibilitas, penguatan konektivitas pejalan kaki, destinasi komersial, serta ruang terbuka publik yang lebih hijau dan nyaman.

Apakah Blok M Hub tetap beraktivitas selama revitalisasi?

Revitalisasi dilakukan secara bertahap. Saat ini Blok M Hub masih menampung 334 tenan aktif dan melayani lebih dari 25.000 pengunjung setiap hari.

Related Reading