Maarten Paes dan Nathan Tjoe-A-On tampil saat Ajax hantam Willem II
Ajax Menang Telak 5-1, Paes dan Nathan Tjoe-A-On Sama-sama Bermain
Kabarlintas.com – Ajax Amsterdam meraih kemenangan besar 5-1 atas Willem II dalam laga tunda pekan ketiga Liga Belanda di Stadion Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Selasa malam waktu setempat. Pertandingan ini turut menampilkan dua pemain tim nasional Indonesia, Maarten Paes di kubu Ajax serta Nathan Tjoe-A-On yang memperkuat Willem II.
Hasil tersebut mengangkat Ajax ke posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari enam pertandingan. Mereka kini berjarak tiga poin dari PSV yang menempati puncak klasemen. Di sisi lain, Willem II masih berada di urutan ke-17 dengan dua poin dari enam laga, tertinggal dua angka dari batas zona aman.
Paes Tampil Penuh di Bawah Mistar Ajax
Maarten Paes dipercaya mengawal gawang Ajax sepanjang pertandingan. Kiper timnas Indonesia itu menyelesaikan 90 menit laga dengan tiga penyelamatan. Selain menjalankan tugas utamanya di bawah mistar, Paes juga cukup aktif dalam membangun serangan dari lini belakang.
Akurasi umpannya mencapai 86 persen, sebuah catatan yang menggambarkan perannya dalam membantu Ajax menjaga penguasaan bola. Meski gawangnya sempat dibobol pada babak kedua, Paes tetap menjadi bagian dari kemenangan meyakinkan tim tuan rumah.
Bagi Ajax, dominasi di kandang sendiri menjadi modal penting untuk terus memperbaiki posisi setelah enam pertandingan liga. Lima gol yang tercipta datang dari Davy Klaassen, Julian Brandt, Viktor Tsygankov, Oscar Gloukh, dan Kasper Dolberg.
Nathan Berjuang di Sisi Kiri Willem II
Nathan Tjoe-A-On tampil sebagai bek kiri Willem II. Di tengah tekanan serangan Ajax, ia membukukan akurasi operan 87 persen dan memenangi empat duel. Catatan tersebut menunjukkan keterlibatan Nathan saat timnya berupaya keluar dari tekanan serta menjaga keseimbangan di area pertahanan.
Willem II memang kesulitan membendung efektivitas tuan rumah, terutama setelah tertinggal dua gol pada paruh pertama. Namun, tim tamu masih mampu mencetak gol hiburan melalui Alessandro Ciranni pada menit ke-76.
Gol itu sempat memangkas selisih menjadi 4-1, tetapi tidak cukup mengubah arah pertandingan. Ajax kembali menambah gol pada menit-menit akhir untuk memastikan laga berakhir dengan skor 5-1.
Ajax Mulai Membuka Keunggulan Menjelang Jeda
Sejak awal pertandingan, Ajax mengambil kendali permainan dan lebih banyak menekan pertahanan Willem II. Namun, gol pembuka baru tercipta saat laga memasuki menit ke-41. Davy Klaassen menyambut umpan Kasper Dolberg untuk membawa Ajax unggul 1-0.
Keunggulan itu bertambah tidak lama kemudian. Pada menit ke-45, Julian Brandt mengonversi umpan Lucas Rosa menjadi gol kedua Ajax. Gol menjelang turun minum tersebut membuat Willem II memasuki babak kedua dalam situasi yang semakin sulit.
Dengan skor 2-0, Ajax memiliki ruang lebih besar untuk mengatur permainan setelah jeda. Willem II harus berusaha mengejar ketertinggalan sambil tetap menghadapi ancaman dari lini serang tuan rumah.
Tiga Gol Tambahan di Babak Kedua
Ajax memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-69. Bola hasil tendangan bebas Oscar Gloukh berhasil diteruskan Viktor Tsygankov menjadi gol. Kerja sama dari situasi bola mati itu semakin mempertegas kontrol Ajax atas jalannya laga.
Lima menit berselang, Gloukh mencatatkan namanya di papan skor. Ia memaksimalkan umpan Dolberg untuk membuat Ajax unggul empat gol tanpa balas. Pada fase ini, tim tuan rumah terlihat mampu memanfaatkan setiap celah yang muncul di pertahanan Willem II.
Willem II kemudian memberikan respons pada menit ke-76. Uriel van Aalst mengirimkan umpan yang diselesaikan Alessandro Ciranni, sehingga skor berubah menjadi 4-1. Gol tersebut menjadi satu-satunya balasan tim tamu dalam pertandingan ini.
Ajax belum berhenti menyerang. Kasper Dolberg melengkapi kemenangan besar tuan rumah pada menit ke-87. Penyerang tersebut memanfaatkan bola pantul dari tembakan Viktor Tsygankov untuk mencetak gol kelima Ajax.
Kemenangan ini memberi Ajax dorongan penting dalam persaingan papan atas Liga Belanda. Sementara itu, Willem II masih menghadapi pekerjaan berat untuk keluar dari area bawah klasemen. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini juga menjadi perhatian karena Paes dan Nathan sama-sama memperoleh kesempatan bermain untuk klub masing-masing di kompetisi Belanda.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Maarten Paes dan Nathan Tjoe?Maarten Paes dan Nathan Tjoe is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Maarten Paes dan Nathan Tjoe matter?Maarten Paes dan Nathan Tjoe matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.