KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Fenerbahce dan AS Roma berbagi poin setelah main imbang 1-1

Published September 11, 2026 · Updated September 11, 2026 · By Karen Johnson - kabarlintas.com

Foto : Karen Johnson - kabarlintas.com

Fenerbahce dan AS Roma Mengawali Liga Champions dengan Hasil Seri

Kabarlintas.com – Fenerbahce dan AS Roma sama-sama membawa pulang satu angka setelah pertandingan pembuka fase liga Liga Champions 2026/27 berakhir 1-1 di Chobani Stadyumu pada Jumat dini hari WIB. Roma sempat memimpin berkat gol Bryan Cristante pada babak pertama, tetapi Fenerbahce membalas segera setelah jeda melalui Archie Brown.

Hasil tersebut menempatkan AS Roma di posisi ke-13 klasemen sementara, sedangkan Fenerbahce berada satu tingkat di bawahnya pada urutan ke-15. Dengan format fase liga, setiap poin pada laga awal menjadi penting karena persaingan berlangsung ketat sepanjang rangkaian pertandingan.

Fenerbahce Menekan Sejak Menit Awal

Tim tuan rumah tampil dengan pendekatan menyerang sejak kick-off. Fenerbahce berupaya memanfaatkan dukungan publik Chobani Stadyumu dan langsung mencari celah di pertahanan Roma. Dalam 10 menit pertama, Bartug Elmaz dan Kerem Akturkoglu memperoleh kesempatan, namun penyelesaian akhir mereka belum menghasilkan perubahan skor.

Roma tidak tinggal diam menghadapi tekanan awal tersebut. Perlahan, tim tamu mulai membangun serangan dan menciptakan peluang melalui Paulo Dybala. Pada menit ke-20, Dybala menerima bola di area penalti dan melepaskan tembakan ke arah gawang Fenerbahce. Ederson Moraes mampu bereaksi dengan baik untuk menahan peluang itu.

Pertandingan kemudian berjalan lebih seimbang. Fenerbahce tetap berusaha mengalirkan bola ke lini depan yang dihuni Mason Greenwood, Kerem Akturkoglu, dan Muriqi, sementara Roma mengandalkan pergerakan Dybala, Matias Soule, serta Donyell Malen untuk mengganggu susunan pertahanan tuan rumah.

Cristante Membuka Keunggulan Roma

Kebuntuan akhirnya pecah enam menit sebelum turun minum. Donyell Malen menjadi pengawal awal serangan Roma dengan mengirimkan umpan kepada Bryan Cristante. Gelandang itu kemudian menembak dari sisi luar kotak penalti.

Bola bergerak menuju sudut bawah di sisi jauh gawang dan tidak dapat dijangkau Ederson. Gol tersebut membawa Roma unggul 1-0 pada menit ke-39, sekaligus memberi tim tamu modal penting menjelang jeda.

Setelah tertinggal, Fenerbahce belum mampu menciptakan ancaman yang cukup tajam untuk menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir. Roma menjaga organisasi permainan mereka hingga wasit mengakhiri paruh pertama dengan skor tetap 1-0.

Archie Brown Menyambut Babak Kedua dengan Gol

Fenerbahce memberikan respons yang cepat selepas interval. Baru tiga menit babak kedua berlangsung, Archie Brown membawa tuan rumah kembali sejajar. Brown menuntaskan peluang yang tercipta dari assist Mason Greenwood dan mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut menghidupkan kembali pertandingan. Fenerbahce tampil lebih percaya diri dalam membangun serangan, sedangkan Roma harus kembali meningkatkan kewaspadaan setelah keunggulan mereka terhapus dalam waktu singkat.

Momentum Roma sempat muncul pada menit ke-68 ketika Dybala terjatuh setelah berduel dengan Kerem Akturkoglu. Wasit Jesus Gil awalnya menunjuk titik putih. Namun, keputusan itu ditinjau ulang dan kemudian diubah karena pelanggaran dinilai terjadi tepat di garis area penalti, bukan di dalam kotak.

Situasi tersebut membuat Roma kehilangan kesempatan emas untuk kembali memimpin melalui penalti. Kedua tim pun melanjutkan laga dengan skor yang masih imbang, sementara intensitas permainan meningkat pada fase akhir pertandingan.

Svilar Menjaga Roma dari Kekalahan

Fenerbahce kembali menekan Roma pada menit ke-72. Oguz Aydin mendapatkan peluang setelah bola mengenai Devyne Rensch, yang membuat arah serangan menjadi lebih sulit dibaca. Namun, Mile Svilar tampil sigap di bawah mistar Roma.

Kiper Roma itu melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan upaya Aydin. Intervensi Svilar membuat Fenerbahce gagal mengubah tekanan mereka menjadi gol kedua dan menjaga peluang tim tamu untuk setidaknya mempertahankan hasil seri.

Pada sisa waktu pertandingan, Fenerbahce dan Roma terus mencari gol penentu. Tuan rumah berusaha memanfaatkan energi serangan mereka, sedangkan Roma tetap mencoba menemukan ruang melalui pemain-pemain kreatifnya. Akan tetapi, tidak ada peluang lanjutan yang benar-benar berbuah gol sampai peluit panjang dibunyikan.

Skor 1-1 menjadi gambaran pertandingan yang berlangsung kompetitif. Roma menunjukkan kemampuan untuk mencuri keunggulan melalui penyelesaian Cristante, sedangkan Fenerbahce memperlihatkan karakter kuat dengan membalas cepat lewat Brown. Kedua tim kini memiliki satu poin dari laga pertama mereka di fase liga.

Susunan Pemain

Fenerbahce bermain dengan formasi 4-3-3: Ederson; Mert Muldur, Skriniar, Ake, Brown; Ismail Yuksek, Kante, Bartug Elmaz; Greenwood, Kerem Akturkoglu, Muriqi.

AS Roma menggunakan susunan 3-4-2-1: Svilar; Mancini, Ndicka, Hermoso; Rensch, Kone, Cristante, Wesley; Dybala, Soule; Malen.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Fenerbahce dan AS Roma berbagi poin?

Fenerbahce dan AS Roma berbagi poin is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Fenerbahce dan AS Roma berbagi poin matter?

Fenerbahce dan AS Roma berbagi poin matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.