KJRI Shanghai gelar malam promosi budaya, kenalkan destinasi wisata
KJRI Shanghai Perkenalkan Pariwisata Indonesia Lewat Malam Budaya
Kabarlintas.com – Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Shanghai mengadakan malam promosi budaya bertema “Building the Future Together” pada Jumat (18/9). Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperlihatkan kekayaan destinasi wisata Indonesia, sekaligus membuka percakapan lebih luas mengenai perdagangan, investasi, kebudayaan, dan hubungan antarmasyarakat Indonesia-China.
Acara tersebut dihadiri 205 undangan dari beragam latar belakang, termasuk Wakil Wali Kota Shanghai He Qing. Kehadiran pelaku dari berbagai sektor mencerminkan bahwa promosi pariwisata dapat berjalan seiring dengan upaya memperkuat kerja sama ekonomi dan pertukaran budaya antara kedua negara.
Persahabatan sebagai dasar kolaborasi
Konsul Jenderal RI di Shanghai Berlianto Situngkir menempatkan tema acara sebagai gambaran arah hubungan yang ingin dibangun. Bagi Indonesia dan China, kerja sama jangka panjang memerlukan hubungan yang tidak hanya bertumpu pada kepentingan ekonomi, tetapi juga saling pengertian di tingkat masyarakat.
“Tema ini mengandung pesan yang sangat penting, yaitu persahabatan tumbuh dari interaksi, rasa saling memahami, dan keinginan untuk bekerja bersama,” kata Berlianto Situngkir.
Promosi yang dilakukan KJRI Shanghai tidak berhenti pada pengenalan tempat-tempat wisata. Indonesia juga menampilkan produk bernilai tambah serta potensi yang dapat dikembangkan melalui hubungan dagang dan investasi. Dengan pendekatan tersebut, kebudayaan dan pariwisata diposisikan sebagai bagian dari ekosistem kerja sama yang lebih menyeluruh.
Indonesia memiliki keragaman lanskap, tradisi, kuliner, dan seni yang dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Dalam konteks promosi di Shanghai, pengenalan itu juga memberi gambaran bahwa pengalaman berkunjung ke Indonesia dapat mencakup banyak pilihan, dari kekayaan budaya lokal hingga ragam destinasi di berbagai daerah.
Mendorong kemitraan menuju inovasi
Berlianto menilai hubungan ekonomi Indonesia-China telah menunjukkan perkembangan berarti. Tahap berikutnya adalah memperluas bentuk kemitraan agar manfaatnya tidak hanya terlihat dalam arus investasi, melainkan juga dalam penguatan kapasitas industri, pengembangan teknologi, inovasi bersama, serta peningkatan kemampuan sumber daya manusia.
“Indonesia dan China telah mencapai kemajuan signifikan dalam kerja sama ekonomi. Sekarang, kita memiliki kesempatan untuk membawa kemitraan ini selangkah lebih maju: dari investasi ke kemampuan industri, dari transfer teknologi ke inovasi bersama dan dari kemitraan bisnis ke pengembangan SDM dan pengetahuan,” kata Berlianto.
Arah tersebut menegaskan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan. Investasi dapat membuka peluang, sementara pengembangan keterampilan, pengetahuan, dan inovasi berpotensi memperluas dampaknya dalam jangka panjang. Promosi budaya seperti yang digelar di Shanghai turut membantu menciptakan suasana saling mengenal yang dibutuhkan untuk menopang kemitraan tersebut.
Pariwisata juga memiliki peran penting dalam mempertemukan masyarakat secara langsung. Perjalanan wisata memungkinkan pengunjung mengenal tradisi, makanan, kesenian, serta keseharian masyarakat di tempat yang mereka datangi. Pengalaman semacam itu dapat memperluas pemahaman lintas budaya di luar hubungan resmi antarlembaga.
Mobilitas wisatawan terus meningkat
Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun menekankan bahwa masa depan hubungan kedua negara turut ditentukan oleh kedekatan antarmasyarakat. Kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, pariwisata, dan media dipandang penting untuk membangun hubungan yang inklusif serta berkelanjutan.
“Pilar masyarakat ini perlu diperkuat melalui kerja sama pendidikan, budaya, pariwisata, dan media antara kedua Indonesia dan China. Bayangkan apa yang dapat kita capai bersama dalam dekade mendatang,” kata Djauhari Oratmangun.
Salah satu indikator kedekatan itu terlihat dari perjalanan warga China ke Indonesia. Pada 2025, jumlah wisatawan China yang berkunjung ke Indonesia mencapai 1,34 juta orang. Angka tersebut naik 12,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat dari kedua negara.
Peningkatan kunjungan itu memberi arti penting bagi promosi destinasi Indonesia di pasar China. Minat perjalanan yang tumbuh dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan lebih banyak pilihan wisata dan pengalaman budaya Indonesia kepada calon pengunjung. Di sisi lain, promosi yang konsisten membantu wisatawan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai ragam daya tarik yang tersedia.
Seni, lagu daerah, dan cita rasa Nusantara
Malam promosi di Shanghai turut dihidupkan dengan pertunjukan tari tradisional, penampilan akapela lagu-lagu daerah Indonesia, serta sajian kuliner Indonesia. Unsur seni dan makanan memberikan cara yang lebih dekat bagi para tamu untuk mengenal identitas Indonesia melalui pengalaman langsung.
Para pelajar Indonesia yang sedang melanjutkan pendidikan di China tampil membawakan tari tradisional. Keterlibatan mereka memperlihatkan peran pelajar sebagai penghubung budaya, khususnya ketika mereka tinggal dan berinteraksi di lingkungan internasional.
Melalui perpaduan promosi wisata, penampilan budaya, dan dialog ekonomi, acara “Building the Future Together” membawa pesan bahwa hubungan Indonesia-China dapat terus diperkuat dari berbagai arah. Kedekatan masyarakat, pertukaran pengetahuan, serta kerja sama yang terbuka menjadi unsur penting dalam membangun kemitraan untuk masa depan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is KJRI Shanghai gelar malam promosi budaya?KJRI Shanghai gelar malam promosi budaya is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does KJRI Shanghai gelar malam promosi budaya matter?KJRI Shanghai gelar malam promosi budaya matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.