KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menko PM ajak influencer gunakan pengaruh di medsos untuk pemberdayaan

Published Oktober 3, 2026 · Updated Oktober 3, 2026 · By Elizabeth Moore - kabarlintas.com

Foto : Elizabeth Moore - kabarlintas.com

Influencer Didorong Ambil Peran dalam Pemberdayaan Masyarakat

Kabarlintas.com – Media sosial dinilai dapat menjadi ruang yang lebih dari sekadar tempat berbagi tren dan hiburan. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, mengajak para influencer atau pemengaruh untuk memakai jangkauan digital mereka guna mendorong masyarakat agar semakin mandiri, produktif, dan berani mengembangkan potensinya.

Ajakan itu disampaikan Muhaimin Iskandar dalam dialog bersama Putri Hijabfluencer Indonesia di Jakarta, Sabtu. Ia melihat para kreator dan pemengaruh sebagai kekuatan baru yang mampu membentuk percakapan publik, menghubungkan berbagai kelompok, serta menggerakkan komunitas melalui pesan-pesan yang dekat dengan keseharian pengikut mereka.

“Para influencer ini menjadi kekuatan baru. Saya sangat berharap kita bisa berkolaborasi dan menjadi bagian integral dari pemberdayaan masyarakat,” ujar Menko Muhaimin Iskandar.

Peran tersebut menjadi penting karena pembangunan masyarakat tidak cukup dilakukan oleh pemerintah secara sendiri. Pemerintah memang memiliki instrumen kebijakan dan dukungan anggaran, tetapi perubahan yang menyentuh kehidupan sehari-hari juga memerlukan keterlibatan warga, komunitas, pelaku usaha, serta kelompok-kelompok kreatif di berbagai daerah.

Kolaborasi sebagai Kunci

Muhaimin menekankan bahwa negara memiliki dua sumber kekuatan yang harus saling melengkapi: pemerintah dan masyarakat. Keduanya tidak dapat dipisahkan dalam upaya menghadirkan kemajuan yang lebih merata. Pemerintah dapat menyediakan arah, regulasi, dan fasilitasi, sementara masyarakat membawa kreativitas, jejaring, gagasan, serta energi untuk menjalankan perubahan dari tingkat akar rumput.

“Negara ini ada dua kekuatan, satu kekuatan pemerintah dan yang kedua kekuatan masyarakat. Mengandalkan kekuatan masyarakat saja tidak mungkin, mengandalkan kekuatan pemerintah saja juga sudah tidak mungkin. Karena itu, jawabannya adalah ruang kolaborasi,” kata Muhaimin Iskandar.

Dalam kerangka itu, influencer dapat membantu memperluas jembatan antara program pemberdayaan dan masyarakat yang menjadi sasaran. Informasi tentang peluang usaha, pengembangan keterampilan, produk lokal, maupun kegiatan komunitas dapat disampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami dan relevan bagi audiens digital.

Jangkauan media sosial juga memungkinkan sebuah gagasan bergerak cepat melampaui batas wilayah. Konten yang menampilkan proses membangun usaha kecil, keterampilan kreatif, atau potensi suatu daerah dapat memberi dorongan kepada orang lain untuk mencoba, belajar, dan mencari peluang serupa. Dampaknya tidak selalu berhenti pada jumlah tayangan, melainkan dapat berkembang menjadi percakapan, kerja sama, hingga kegiatan nyata di komunitas.

Fungsi Kemenko PM Menghubungkan Berbagai Pihak

Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat memiliki peran untuk menyatukan kekuatan yang tersebar di berbagai sektor. Kerja koordinasi dilakukan bersama kementerian dan badan terkait, tetapi ruang pemberdayaan tidak hanya berada di lingkungan pemerintahan.

“Kemenko ini tugasnya menyambungkan, mempertemukan, kerja sama, membangun networking dengan semua pihak,” ujar Muhaimin Iskandar.

Dunia usaha, industri, komunitas, dan masyarakat umum dapat ikut mengambil bagian dalam proses tersebut. Kolaborasi lintas pihak membuka kemungkinan agar ide masyarakat memperoleh akses yang lebih baik terhadap pendampingan, pasar, pengetahuan, maupun jaringan kerja. Bagi influencer, keterlibatan itu dapat diwujudkan melalui kampanye yang bertanggung jawab, promosi karya lokal, atau dukungan terhadap inisiatif komunitas yang memiliki manfaat jelas.

Pendekatan kolaboratif juga memberi arti bahwa pengaruh di media sosial perlu diarahkan pada dampak yang lebih panjang. Popularitas dapat menjadi modal untuk mengajak audiens mengenali persoalan di sekitarnya, menghargai karya warga, dan mengambil langkah sederhana untuk mendukung ekonomi lokal. Pemengaruh memiliki kesempatan untuk menampilkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari viralitas, tetapi juga dari nilai yang tercipta bagi banyak orang.

Ekonomi Kreatif Membuka Ruang Partisipasi

Sektor ekonomi kreatif dipandang sebagai salah satu bidang dengan peluang kerja sama yang luas. Kreativitas masyarakat dapat diolah menjadi kegiatan produktif yang menghasilkan nilai ekonomi, sekaligus memperkuat kemandirian. Perempuan dan generasi muda memiliki ruang besar untuk mengambil peran melalui keterampilan, ide, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan digital.

Dalam konteks ini, konten media sosial dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas. Cerita di balik sebuah usaha, proses pembuatan produk, keunikan budaya daerah, atau pengalaman merintis kegiatan kreatif dapat membantu membangun perhatian publik. Konten juga dapat dipakai untuk menyebarkan pengetahuan praktis, termasuk semangat untuk mulai berkarya dan mengembangkan usaha.

Penggunaan media sosial bagi pemberdayaan membutuhkan perhatian pada kualitas pesan. Informasi yang disampaikan perlu memberi manfaat, tidak menyesatkan, dan tetap menghormati masyarakat yang ditampilkan di dalamnya. Dengan pendekatan yang tepat, kreativitas digital dapat membantu memperlihatkan peluang, bukan hanya memamerkan hasil akhir.

Ajakan Muhaimin kepada para influencer menempatkan media sosial sebagai alat pengungkit bagi kemandirian masyarakat. Ketika pemerintah, komunitas, pelaku usaha, dan pemengaruh bekerja dalam arah yang sama, ruang digital dapat berkembang menjadi tempat bertukar inspirasi, membuka jaringan, dan memperkuat kegiatan ekonomi yang tumbuh dari potensi warga sendiri.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Menko PM ajak influencer gunakan pengaruh?

Menko PM ajak influencer gunakan pengaruh is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menko PM ajak influencer gunakan pengaruh matter?

Menko PM ajak influencer gunakan pengaruh matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.