KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dirpem ANTARA apresiasi penambahan personel cari jurnalis hilang

Published September 11, 2026 · Updated September 11, 2026 · By Nancy Martinez - kabarlintas.com

Foto : Nancy Martinez - kabarlintas.com

Operasi pencarian jurnalis hilang di perairan Anak Krakatau diperluas

Kabarlintas.com – Pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga orang lain yang hilang ketika meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari ketiga dengan pengerahan armada dan personel yang lebih besar. Sebanyak 11 kapal dikerahkan dalam operasi gabungan yang menjangkau enam sektor pencarian di perairan sekitar lokasi.

Para jurnalis yang masih dicari adalah pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas, Arie Basuki dari merdeka.com, fotografer lepas Donal Husni, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari Anadolu. Selain mereka, tim juga berupaya menemukan dua awak kapal dan seorang pemandu yang ikut dalam perjalanan tersebut.

Direktur Pemberitaan Kantor Berita ANTARA Virgandhi Prayudantoro menyampaikan penghargaan atas tambahan kekuatan yang diberikan dalam operasi pencarian. Ia hadir di Posko SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, pada Kamis malam, 10 September.

“Kita perlu apresiasi dari pemerintah dan para stakeholder yang sudah bekerja sampai hari ini,” kata Virgandhi.

Ia menilai keluarga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan penjelasan langsung mengenai perkembangan operasi. Desi, istri Muhammad Bagus Khoirunas, berdiskusi dengan Kepala SAR Banten dan Gubernur mengenai pelaksanaan pencarian pada hari itu. Percakapan tersebut berlangsung cukup panjang, dengan penjelasan rinci dari Pemerintah Provinsi Banten dan Basarnas mengenai langkah yang dilakukan.

Keluarga menunggu kabar resmi

Meski operasi terus diperkuat, keluarga para korban masih menantikan pembaruan paling akhir dari Basarnas dan pihak terkait. Harapan utama tetap tertuju pada keselamatan Bagus, empat jurnalis lain, dua awak kapal, serta pemandu yang belum ditemukan.

Virgandhi menyebut peningkatan kekuatan pencarian menjadi perkembangan penting pada hari ketiga operasi. Selain kapal-kapal dari berbagai instansi, nelayan di sekitar wilayah pencarian juga ikut dilibatkan. Jumlah petugas yang dikerahkan diperkirakan mencapai lebih dari 300 orang.

“Kami masih menunggu kabar terbaik untuk Bagus dan jurnalis lainnya termasuk juga para awak kapal dan pemandu,” ujar Virgandhi.

Ia menekankan bahwa informasi mengenai hasil operasi akan disampaikan secara resmi oleh Basarnas dan Pemerintah Provinsi Banten. Bagi keluarga, kepastian informasi menjadi hal penting di tengah operasi yang dilakukan di kawasan perairan dan melibatkan banyak unsur.

Peristiwa hilangnya rombongan peliputan ini juga mendapat perhatian luas. Virgandhi menyatakan Presiden Prabowo Subianto dan pimpinan DPR telah menyampaikan pernyataan terkait kejadian tersebut. Perhatian itu dipandang sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya pencarian seluruh orang yang hilang kontak.

Enam sektor pencarian dan 11 kapal

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menjelaskan cakupan pencarian ditambah secara bertahap sejak operasi dimulai. Pada hari pertama, kegiatan pencarian dibagi ke dalam tiga sektor. Jumlah itu diperluas menjadi lima sektor pada hari kedua, lalu mencapai enam sektor pada hari ketiga.

“Hari pertama kita melaksanakan di tiga sektor dengan kekuatan yang ada; hari kedua, kita melaksanakan di lima sektor, dan hari ini kita kembangkan sampai di enam sektor,” kata Mohammad Syafii.

Armada yang digunakan mencakup unsur TNI Angkatan Laut, kepolisian, Basarnas, serta kapal dari potensi SAR di wilayah tersebut. Kehadiran berbagai unsur ini memungkinkan pencarian dilakukan dengan dukungan kapal berukuran besar maupun kapal yang dapat menjangkau area-area tertentu di perairan.

Sebelas kapal yang terlibat ialah KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KRI Lepu, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB Peucang, RIB Lampung, dan KAL Pahowang.

Mohammad Syafii menyatakan operasi dari posko mendapat dukungan penuh dari kepolisian, TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting karena pencarian melibatkan wilayah yang luas serta sejumlah sumber daya laut.

“Seluruh potensi, baik itu teman-teman dari kepolisian, teman-teman dari angkatan darat, khususnya pemerintah daerah yang dipimpin oleh Bapak Gubernur, memberikan dukungan penuh melalui BPBD yang ada,” paparnya.

Perhatian pada keselamatan pekerja liputan

Operasi ini tidak hanya menjadi upaya menemukan para jurnalis, tetapi juga pencarian terhadap seluruh orang yang berada dalam kapal dan perjalanan peliputan tersebut. Kehadiran awak kapal serta pemandu dalam daftar pencarian menegaskan bahwa setiap orang yang ikut dalam aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau menjadi fokus operasi yang sama.

Penambahan sektor, kapal, dan personel menunjukkan skala respons yang terus ditingkatkan setelah hilangnya kontak dengan rombongan. Keterlibatan nelayan setempat turut menambah dukungan bagi operasi, terutama karena mereka mengenal karakter perairan di sekitar kawasan pencarian.

Hingga Kamis malam, keluarga dan rekan kerja para jurnalis tetap menaruh harapan pada hasil terbaik dari operasi gabungan tersebut. Semua perkembangan mengenai pencarian diharapkan disampaikan melalui informasi resmi agar keluarga memperoleh kepastian yang akurat mengenai keadaan orang-orang yang masih hilang.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Dirpem ANTARA apresiasi penambahan personel cari?

Dirpem ANTARA apresiasi penambahan personel cari is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Dirpem ANTARA apresiasi penambahan personel cari matter?

Dirpem ANTARA apresiasi penambahan personel cari matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.