KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Yusril manfaatkan pulau kosong untuk rehabilitasi penyalahguna narkoba

Published Oktober 10, 2026 · Updated Oktober 10, 2026 · By Thomas Davis - kabarlintas.com

Foto : Thomas Davis - kabarlintas.com

Pulau Tak Berpenghuni Diusulkan untuk Pembinaan Narapidana Narkoba

Kabarlintas.com – Pemerintah tengah membahas kemungkinan menjadikan pulau-pulau kosong di Indonesia sebagai lokasi rehabilitasi bagi narapidana perkara penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Gagasan ini diarahkan untuk membantu mengurangi kepadatan lembaga pemasyarakatan sekaligus memperkuat pembinaan bagi warga binaan kasus narkoba.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan bahwa pembahasan tersebut muncul dalam rapat koordinasi tingkat menteri di Kemenko Kumham Imipas, Jakarta, Jumat. Pertemuan itu dihadiri Kepala Bappidsus, Wakil Jaksa Agung, Irjen Imipas, Kepala Ombudsman RI, Ketua Komnas HAM, serta perwakilan Polri.

Gagasan rehabilitasi di pulau kosong merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Bappisus dan Menteri Hukum. Salah satu persoalan yang ingin dijawab ialah kondisi kelebihan kapasitas di lapas di berbagai daerah, sementara lebih dari separuh penghuni lapas terkait tindak pidana narkoba.

“Pak Aries Kepala Bappisus juga diundang oleh Pak Presiden Beberapa waktu yang lalu. Beliau memberikan satu pandangan bahwa kemungkinan akan melibatkan TNI-Polri. Ya, kami memilih pulau-pulau yang kosong, yang tidak ada penghuninya,” kata Yusril.

Pembinaan Keterampilan dan Disiplin

Skema yang dibahas tidak semata-mata memindahkan narapidana ke lokasi lain. Pulau-pulau tersebut direncanakan menjadi tempat pembinaan yang memadukan rehabilitasi, pembentukan mental, pendidikan, dan pelatihan keterampilan kerja. Kegiatan yang dipertimbangkan antara lain pertanian, peternakan, serta perikanan atau pekerjaan sebagai nelayan.

Indonesia memiliki banyak pulau dengan wilayah cukup luas yang belum dihuni. Yusril menyebut ada pulau yang luasnya dapat mencapai sekitar 700 hektare tanpa penduduk. Kondisi semacam itu dinilai membuka ruang untuk merancang kawasan pembinaan yang terpisah dari kepadatan permukiman dan lapas yang selama ini menanggung beban penghuni berlebih.

“Banyak kita pulau yang kadang luasnya sampai 700 hektare, enggak ada manusiannya. Malah buaya yang tinggal di situ. Nah, mungkin akan ditaruh di sana. mereka akan dilatih kedisiplinan oleh TNI atau oleh Polri. Mereka bertani, atau jadi nelayan atau apalah, dalam rangka pembinaan korban penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Pelibatan TNI dan Polri masih berada dalam tahapan usulan dan pembahasan. Peran yang dibayangkan berkaitan dengan pelatihan disiplin dan pembinaan, bukan hanya aspek pengamanan. Yusril menilai tugas TNI mencakup kegiatan nonperang yang dapat diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat, termasuk membantu membina korban penyalahgunaan narkotika.

Program semacam ini membutuhkan rancangan yang lebih luas daripada layanan medis. Rehabilitasi narkoba mencakup pemulihan kesehatan, pembinaan mental, penguatan pendidikan, serta keterampilan yang dapat berguna setelah peserta menyelesaikan masa pembinaan. Karena itu, bentuk pelaksanaan dan pembagian peran antarlembaga masih terus dikaji.

Potensi Budidaya Buaya

Selain kegiatan pertanian dan perikanan, Yusril juga menyinggung kemungkinan budidaya buaya di pulau-pulau tersebut. Ia melihat kulit buaya memiliki nilai ekonomi tinggi dalam industri produk berbahan kulit, sementara dagingnya dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam budidaya babi.

“Karena kulit buaya itu kan harganya mahal sekali untuk dunia bisnis. Akan lebih baik kulit buayanya diproses untuk menjadi bahan tas yang harganya branded yang mahal-mahal. Daging buayanya, untuk pelihara babi,” terangnya.

Wacana kegiatan produktif ini menempatkan pelatihan kerja sebagai bagian penting dari pembinaan. Dalam kerangka yang masih dirumuskan, keterampilan di bidang pertanian, peternakan, perikanan, dan kemungkinan budidaya dapat memberi kegiatan terstruktur bagi peserta rehabilitasi. Namun, penerapannya tetap memerlukan pengaturan yang jelas terkait lokasi, pengawasan, layanan kesehatan, keselamatan, serta keberlanjutan program.

Akan Dimasukkan ke Rancangan Perubahan Undang-Undang

Yusril menyatakan keterlibatan TNI dan Polri dalam pembinaan narapidana narkoba akan diusulkan dalam draf perubahan undang-undang tentang narkotika dan psikotropika. Pembaruan regulasi itu juga berpotensi memuat pembentukan lembaga baru yang secara khusus menangani program rehabilitasi.

Pengaturan melalui undang-undang dipandang penting karena program rehabilitasi membutuhkan dasar kewenangan, pembagian tugas, serta dukungan anggaran yang tegas. Dengan struktur yang lebih jelas, penanganan penyalahgunaan narkotika diharapkan tidak berhenti pada pemidanaan, melainkan juga memberi ruang pemulihan dan pembekalan keterampilan.

“Kalau memang sudah dicantumkan lembaga apa yang akan merehabilitasi ini, di mana tugas TNI, Polri dan lain-lain, itu mungkin di dalam DIM (Daftar isian masalah) pemerintah ada usulan-usulan tentang hal itu. Sehingga dengan undang-undang ini maka dibentuk misalnya Badan Rehabilitasi Narkotika Nasional atau bagaimanalah kita pikirkan caranya dan nanti ada anggarannya sehingga masalah ini bisa kita atasi dengan cara yang baik,” kata Yusril.

Mantan Menteri Kehakiman itu menilai pembinaan yang tepat dapat membantu korban penyalahgunaan narkotika memperoleh arah baru. Keterampilan bertani, melaut, maupun beternak dipandang sebagai bekal yang bermanfaat bagi kepentingan peserta rehabilitasi serta masyarakat. Rencana pemanfaatan pulau kosong tersebut masih berupa wacana yang akan dituangkan lebih lanjut dalam pembahasan kebijakan dan perubahan regulasi.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Yusril manfaatkan pulau kosong untuk rehabilitasi?

Yusril manfaatkan pulau kosong untuk rehabilitasi is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Yusril manfaatkan pulau kosong untuk rehabilitasi matter?

Yusril manfaatkan pulau kosong untuk rehabilitasi matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.