KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Naykilla bocorkan dua lagu “unreleased” di Pestapora 2026

Published September 27, 2026 · Updated September 27, 2026 · By Thomas Davis - kabarlintas.com

Foto : Thomas Davis - kabarlintas.com

Naykilla Hadirkan Kejutan Lagu Baru di Pestapora 2026

Kabarlintas.com – Penampilan Naykilla di Pestapora 2026 menjadi salah satu sajian yang memancing rasa penasaran penonton. Penyanyi tersebut tidak hanya membawa energi khasnya ke atas panggung, tetapi juga memperdengarkan dua materi musik yang belum dirilis secara resmi. Momen itu berlangsung di Gambir Expo, Jakarta, pada Sabtu malam, 26 September.

Dengan gaya panggung yang mencolok, Naykilla tampil mengenakan atasan latex merah muda dan celana latex hijau. Rambut oranye serta kacamata melengkapi penampilannya yang nyentrik. Sejak awal, penonton terlihat larut dalam suasana pertunjukan, ikut bergerak mengikuti irama dan menyanyikan bagian-bagian lagu yang mereka kenal.

Setlist Penuh Lagu Populer dan Mashup

Set pembuka Naykilla diawali dengan lagu “Open Arms” milik SZA. Setelah itu, ia membawa penonton menyusuri deretan lagu yang menjadi bagian dari identitas musiknya, termasuk “Skip Dulu Ah”, “Keong Racun”, dan “Geleng-Geleng”.

Salah satu bagian yang menarik perhatian datang ketika “Cenat Cenut” dibawakan dalam format mashup bersama “Baby” milik Justin Bieber. Perpaduan tersebut menjaga suasana tetap ringan dan meriah, sejalan dengan karakter hipdut yang lekat dengan musik Naykilla: perpaduan unsur hip-hop dan dangdut yang mudah mengajak pendengar bergoyang.

Di tengah rangkaian lagu itu, Naykilla memutuskan untuk memberi gambaran mengenai materi yang sedang disiapkannya. Lagu pertama yang belum dirilis ia bawakan sebagai kejutan bagi penonton festival. Ia menyampaikan bahwa karya tersebut kemungkinan hadir dalam waktu dekat, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai jadwal perilisan.

“Teleponku Berdering” Diperdengarkan Setengah Lagu

Kejutan belum berhenti pada satu lagu. Naykilla kemudian mengenalkan lagu baru lain yang ia sebut berjudul “Teleponku Berdering”. Sebelum mulai menyanyikannya, ia mengakui bahwa keputusan membawakan materi yang belum dirilis itu terasa cukup berisiko, tetapi ia ingin para penonton mendengarnya lebih awal.

“Aku tahu ini sangat berisiko, tapi aku sudah enggak tahan buat kalian dengerin,” kata Naykilla.

Antusiasme penonton pun semakin terasa ketika lagu tersebut dimainkan. Namun, Naykilla sengaja menghentikan penampilan lagu itu ketika baru mencapai kurang lebih separuh bagian. Alih-alih meneruskan sampai selesai, ia memilih menyimpan kelanjutan lagunya sebagai kejutan.

“Sudah, sisanya enggak boleh,” ujarnya.

Keputusan tersebut membuat “Teleponku Berdering” menjadi salah satu momen paling diingat dari set Naykilla malam itu. Potongan lagu yang diperdengarkan memberi kesan bahwa karya baru tersebut tetap bergerak dalam wilayah musik yang akrab dengan penggemarnya: ritme yang mengundang gerak, susunan musik yang ringan, serta lirik yang mudah diikuti.

Ciri Hipdut Tetap Menjadi Benang Merah

Dua lagu baru yang dibocorkan di Pestapora 2026 masih menampilkan warna hipdut yang menjadi ciri Naykilla. Unsur hip-hop dan dangdut hadir dalam kemasan yang terdengar mudah dicerna, dengan pendekatan musikal yang langsung dan catchy. Karakter seperti ini membuat lagunya mudah terasa dekat bagi penonton festival, terutama ketika dibawakan secara langsung dalam suasana ramai.

Bagi penonton, pengenalan lagu yang belum dirilis di panggung konser menawarkan pengalaman berbeda dibanding menunggu perilisan resmi. Mereka dapat mendengar respons awal sebuah karya, menikmati bagian yang telah selesai disiapkan, sekaligus menebak seperti apa versi utuhnya nanti. Dalam penampilan Naykilla, potongan materi baru itu justru menjadi pemicu interaksi karena penonton diajak ikut menyambut sesuatu yang masih disimpan rapat.

Setelah dua lagu unreleased tersebut, Naykilla meneruskan pertunjukan dengan “Kasih Aba-Aba” dan “SO ASU”. Lagu “MMG (My Mine Gueh)” kemudian menjadi penutup penampilannya. Rangkaian itu menjaga energi panggung hingga akhir, sekaligus memperlihatkan perpaduan antara lagu-lagu yang sudah dikenal dengan materi yang masih menunggu waktu untuk diperkenalkan secara lengkap.

Melanjutkan Kebiasaan Memperkenalkan Materi Baru

Aksi di Pestapora 2026 bukan kali pertama Naykilla membagikan cuplikan karya yang belum resmi beredar kepada penonton. Pada Juli 2026, ia juga pernah mengenalkan dua lagu unreleased saat tampil di Soundrenaline Sana Sini Jakarta. Kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa panggung menjadi ruang penting baginya untuk menguji atau membagikan materi baru secara langsung kepada pendengar.

Pestapora 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, dari 25 hingga 27 September, dengan total 330 penampil di 19 area pertunjukan. Dalam skala festival yang mempertemukan banyak nama dan ragam musik, penampilan Naykilla menonjol melalui presentasi visual yang kuat serta keberaniannya menyelipkan karya yang belum dirilis.

Dengan dua bocoran tersebut, perhatian kini tertuju pada versi lengkap lagu-lagu baru Naykilla, terutama “Teleponku Berdering” yang sengaja dihentikan sebelum selesai. Sampai materi itu resmi dirilis, potongan penampilan di Pestapora 2026 menjadi gambaran awal mengenai arah musik yang sedang ia persiapkan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Naykilla bocorkan dua lagu unreleased di Pestapora?

Naykilla bocorkan dua lagu unreleased di Pestapora is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Naykilla bocorkan dua lagu unreleased di Pestapora matter?

Naykilla bocorkan dua lagu unreleased di Pestapora matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.