KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

PT Timah bina 10.289 UMKM untuk naik kelas

Published September 12, 2026 · Updated September 12, 2026 · By Jennifer Martinez - kabarlintas.com

Foto : Jennifer Martinez - kabarlintas.com

Program PUMK PT Timah Dorong Ribuan UMKM Memperluas Kapasitas Usaha

Kabarlintas.com – PT Timah (Persero) Tbk telah memberdayakan sekaligus membina 10.289 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan operasionalnya. Langkah ini diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas, memperluas pasar, serta membangun kesiapan agar produk lokal dapat bersaing hingga pasar global.

Program tersebut menjangkau UMKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Riau, dan Kepulauan Riau. Bagi pelaku usaha kecil, dukungan yang berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan tambahan modal, melainkan juga kemampuan mengelola bisnis, menjaga mutu produk, dan menemukan saluran pemasaran yang lebih luas.

PT Timah menjalankan pendampingan itu melalui Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK). Hingga saat ini, perusahaan mencatat 56 UMKM mitra binaan telah naik kelas di wilayah operasionalnya. Capaian tersebut mencerminkan proses pengembangan usaha yang mencakup penguatan keterampilan, pengelolaan, dan akses pasar.

Pendanaan dan Pelatihan untuk Beragam Sektor

Kepala Divisi CSR PT Timah (Persero) Tbk, Rahmat Taufik, menjelaskan bahwa PUMK disiapkan untuk memberi ruang pertumbuhan bagi pelaku UMKM dari berbagai bidang. Sektor yang terlibat mencakup perdagangan, industri, jasa, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, koperasi, hingga industri kreatif.

“Saat ini sudah 56 UMKM mitra binaan naik kelas di wilayah operasional perusahaan,” kata Kadiv CSR PT Timah (Persero) Tbk, Rahmat Taufik di Pangkalpinang, Sabtu.

Melalui program itu, peserta memperoleh bantuan permodalan usaha, pelatihan, pembinaan, dan promosi produk. Setiap unsur memiliki fungsi yang saling berkaitan. Modal membantu usaha menjalankan atau memperkuat kegiatan produktif, sedangkan pelatihan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis maupun manajerial pelaku UMKM.

Pembinaan menjadi bagian penting karena pelaku usaha membutuhkan pendampingan saat menghadapi perubahan kebutuhan konsumen, pengelolaan operasional, serta persaingan pasar. Sementara promosi membuka peluang agar produk yang semula dikenal di lingkungan terbatas dapat menjangkau pembeli pada skala lokal, nasional, bahkan internasional.

“Melalui PUMK ini, kita memberikan bantuan permodalan usaha, pelatihan, pembinaan dan mempromosikan produk UMKM berbagai sektor seperti perdagangan, industri, jasa, perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, koperasi dan industri kreatif,” katanya.

Rahmat menyampaikan bahwa pembiayaan dari PT Timah merupakan upaya untuk mempermudah UMKM memperoleh dana usaha dengan skema yang fleksibel. Akses permodalan menjadi salah satu kebutuhan mendasar bagi usaha kecil yang ingin menambah kapasitas produksi, mengembangkan layanan, atau memperkuat keberlangsungan bisnisnya.

Mendorong Usaha Lebih Mandiri dan Kompetitif

Naik kelas dalam konteks UMKM tidak semata-mata berarti bertambahnya skala usaha. Perkembangan tersebut juga berkaitan dengan kesiapan pelaku usaha dalam mengelola kegiatan bisnis secara lebih tertata, meningkatkan keahlian, serta memperluas jaringan pemasaran. Dengan fondasi itu, pelaku UMKM diharapkan mempunyai daya saing yang lebih kuat.

Pendampingan yang diberikan melalui PUMK juga diarahkan agar para pemilik usaha dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan keluarganya. UMKM memiliki kedekatan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat karena banyak usaha tumbuh dari keterampilan, sumber daya, dan kebutuhan di daerah masing-masing.

“Program ini menjadi salah satu upaya PT Timah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar mampu berkembang dan naik kelas,” katanya.

Penguatan UMKM dapat memberi dampak yang lebih luas ketika pelaku usaha mampu mempertahankan produktivitas dan menjangkau konsumen baru. Karena itu, pengembangan usaha memerlukan lebih dari satu bentuk dukungan. Kombinasi pendanaan, peningkatan kompetensi, pendampingan, dan promosi memberi pelaku usaha kesempatan untuk membangun bisnis secara bertahap.

Department Head Corporate Communication PT Timah (Persero) Tbk, Anggi Siahaan, menyatakan PUMK merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat ekonomi masyarakat di area operasional. Program pendanaan dan pembinaan tersebut dijalankan secara berkelanjutan untuk membantu UMKM berkembang lebih mandiri.

“PT Timah terus berupaya mendukung pertumbuhan UMKM melalui program pendanaan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat sehingga perlu didukung agar semakin berkembang dan mandiri,” ujarnya.

Bagi UMKM, akses terhadap pembinaan dan pasar dapat menjadi penunjang penting untuk mengubah potensi usaha menjadi pertumbuhan yang lebih nyata. Pelatihan dapat membantu pelaku usaha memahami kebutuhan pengelolaan bisnis, sedangkan promosi memungkinkan produk memperoleh perhatian dari pasar yang lebih besar.

Dengan jangkauan 10.289 UMKM di tiga wilayah tersebut, PUMK PT Timah menempatkan penguatan usaha masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun kapasitas ekonomi di daerah operasional perusahaan. Keberhasilan 56 mitra binaan yang telah naik kelas menjadi gambaran bahwa dukungan yang terintegrasi dapat membantu usaha kecil bergerak menuju tahap pengembangan berikutnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is PT Timah bina 10 289 UMKM?

PT Timah bina 10 289 UMKM is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does PT Timah bina 10 289 UMKM matter?

PT Timah bina 10 289 UMKM matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.