KabarLintas
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Lia Priyanti sebut medali perak yang diraih di luar perkiraan

Published Oktober 20, 2026 · Updated Oktober 20, 2026 · By Elizabeth Moore - kabarlintas.com

Foto : Elizabeth Moore - kabarlintas.com

Lia Priyanti Sebut Medali Perak di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Luar Perkiraan

Kabarlintas.com – Lia Priyanti sebut medali perak yang diraihnya pada nomor lempar cakram putri sebagai hasil di luar perkiraan. Atlet para atletik Indonesia itu membuka penampilannya di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dengan finis kedua pada klasifikasi F43/F44/F62/F64 di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Nagoya, Jepang.

Raihan tersebut terasa istimewa karena persiapan Lia sebelumnya lebih banyak diarahkan ke nomor tolak peluru. Meski demikian, ia mampu memanfaatkan kesempatan tampil di lempar cakram dan membawa pulang medali perak untuk Indonesia.

Lemparan Pertama Mengantar Lia ke Podium

Lia mencatatkan lemparan terbaik sejauh 30,41 meter pada percobaan pertama. Catatan itu tidak dapat dilampauinya dalam kesempatan berikutnya, tetapi sudah cukup untuk mempertahankan posisi kedua hingga perlombaan selesai.

“Di luar prediksi, sih. Karena sebelumnya kan fokus kami di tolak peluru, tapi alhamdulillah di lempar cakram bisa dapat,” kata Lia Priyanti.

Atlet berusia 30 tahun itu mengungguli sejumlah pesaing dari Uzbekistan, Iran, Mongolia, dan Vietnam. Medali emas diraih atlet China, Jia Wei, yang membukukan lemparan sejauh 31,92 meter. Persaingan di papan atas pun berlangsung ketat, dengan selisih hasil yang tidak terlalu jauh.

Lia Priyanti sebut medali perak ini sebagai hasil yang memberi rasa syukur sekaligus dorongan untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Penampilannya menunjukkan bahwa kesiapan mental dan kemampuan memaksimalkan peluang dapat menentukan hasil, termasuk ketika atlet bertanding di nomor yang bukan menjadi fokus utama latihan.

Kepercayaan Diri untuk Nomor Tolak Peluru

Medali dari lempar cakram menjadi modal penting bagi Lia menjelang nomor tolak peluru putri yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober. Tolak peluru merupakan nomor yang lebih banyak dipersiapkan Lia sebelum tampil di Aichi-Nagoya 2026.

Hasil positif pada pertandingan awal dapat membantu atlet menjaga keyakinan dan konsentrasi. Lia tetap menegaskan bahwa ia akan berusaha memberikan kemampuan terbaiknya saat kembali turun bertanding.

“Tapi apa pun persiapan saya ketika sudah memasuki pertandingan, saya tetap akan berusaha semaksimal mungkin,” katanya.

Bagi Lia, medali perak bukan hanya pencapaian di arena. Hasil tersebut juga menjadi penghargaan atas proses latihan serta perjuangannya untuk bisa bersaing bersama para atlet terbaik Asia.

“Medali ini bermakna banget. Saya bersyukur banget bisa sampai di titik ini,” ujar Lia.

Kontribusi Para Atletik untuk Indonesia

Medali Lia menambah kontribusi cabang para atletik bagi kontingen Indonesia pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga hari kedua turnamen, para atletik juga telah menyumbangkan satu medali emas melalui I Kadek Dwi Purwana Yasa.

I Kadek Dwi Purwana Yasa meraih emas setelah memenangi final lempar cakram putra klasifikasi F57. Hasil dari Lia dan Kadek memperlihatkan peran penting nomor-nomor lempar dalam perolehan medali Indonesia di ajang tersebut.

Lia Priyanti sebut medali perak yang diraih sebagai motivasi untuk melanjutkan perjuangannya. Setelah tampil mengejutkan di lempar cakram, ia masih memiliki kesempatan membuktikan persiapannya pada nomor tolak peluru putri.

FAQ tentang Medali Perak Lia Priyanti

Di nomor apa Lia Priyanti meraih medali perak?

Lia Priyanti meraih medali perak pada nomor lempar cakram putri klasifikasi F43/F44/F62/F64 di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Berapa catatan lemparan terbaik Lia Priyanti?

Lia mencatatkan lemparan terjauh sejauh 30,41 meter. Catatan tersebut dibuat pada percobaan pertamanya.

Mengapa hasil tersebut disebut di luar perkiraan?

Sebelum berlaga, fokus utama persiapan Lia lebih diarahkan untuk nomor tolak peluru. Karena itu, keberhasilannya merebut perak di lempar cakram menjadi hasil yang tidak diproyeksikan sebelumnya.

Siapa peraih medali emas nomor lempar cakram putri tersebut?

Medali emas diraih Jia Wei dari China dengan lemparan sejauh 31,92 meter.

Related Reading